Laman

Senin, 27 Desember 2010

Fathul Baari jil. 11

Perpustakaan Nasional RI: Data Katalog Terbitan (KDT)

Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari syarah : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar
Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin, Lc. -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2004. 596 hlm. ; 23.5 cm

Judul asli : Fathul Baari Syarah Shahih Al Bukhari. ISBN 979-3002-22-0 (jil.11)

Penerjemah : Amiruddin.
Editor : Abu Rania, Lc.
Titi Tartilah, S. Ag
Cetakan : Pertama, Februari 2005
Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
http://www.pustakaazzam.com E-Mail:pustaka.azzam@gmail.com

Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.

Daftar Isi


Daftar Isi vii

KITABUSH-SHAUM

30. KITAB PUASA 2
  1. Kewajiban Puasa Ramadhan 2
  2. Keutamaan Puasa 6
  3. Puasa adalah Kafarat (Penebus) 30
  4. (Pintu) Ar-Rayyan bagi Orang yang Berpuasa 32
  5. Apakah Dikatakan “Ramadhan” atau “Bulan Ramadhan” dan Orang yang Berpendapat Diperbolehkannya Semua itu 36
  6. Barangsiapa Berpuasa Ramadhan dalam Keadaan Beriman, Mengharapkan Pahala dan Niat 44
  7. Puncak Kedermawanan Nabi SAW adalah pada 
Bulan Ramadhan 47
  8. Barangsiapa tidak Meninggalkan Perkataan Dusta dan Pengamalannya Saat Puasa 48
  9. Apakah Seseorang Berkata, “Sesungguhnya Aku 
Sedang Puasa” Apabila Dicaci-Maki 52
10. Puasa bagi Orang yang Khawatir atas Dirinya Kehidupan Membujang 54
11. Sabda Nabi SAW, “Apabila Kalian Melihat Hilal (Bulan), Hendaklah Kalian Berpuasa; dan Apabila Kalian Melihatnya, Hendaklah Kalian Berhenti Puasa” 55
12. Dua Bulan ‘Id tidak Berkurang 72
13. Sabda Nabi SAW, “Kami Tidak Menulis dan Tidak 
Menghitung” 79
14. Tidak Boleh Mendahului Ramadhan dengan Berpuasa 
Satu atau Dua Hari 82
15. Firman Allah  (Qs. Al Baqarah (2): 187) 88
16. Firman Allah, “Dan Makan Minumlah Kamu Hingga 
Terang bagi Kamu Benang Putih dari Benang Hitam, yaitu 
Fajar. Kemudian Sempurnakanlah Puasa Itu Sampai Malam”
Di Dalamnya Terdapat Riwayat dari Bara` dari Nabi SAW 96
17. Sabda Nabi SAW, “Janganlah Sekali-kali Adzan Bilal 
Mencegah Kalian dari Makan Sahur” 108
18. Menyegerakan Sahur 112
19. Berapa Lama Antara Sahur dan Shalat Subuh? 114
20. Keberkahan Sahur, dan Ia Tidak Diwajibkan, Karena 
Nabi SAW dan Para Sahabatnya Menyambung 
Puasa (wishal) Tanpa Menyebutkan Masalah Sahur 117
21. Apabila Berniat Puasa di Siang Hari 121
22. Orang yang Berpuasa dan Masih dalam Keadaan Junub 
pada Waktu Subuh 131
23. Bercumbu (Mubasyarah) Bagi Orang yang Berpuasa 152
24. Ciuman bagi Orang yang Berpuasa 163
25. Mandi bagi Orang yang Puasa 167
26. Apabila Orang yang Berpuasa Makan atau Minum 
Karena Lupa 174
27. Siwak Basah dan Kering bagi Orang yang Berpuasa 184
28. Sabda Nabi SAW, “Apabila Berwudhu Hendaklah 
Memasukkan Air ke Dalam Hidungnya” Tanpa 
Membedakan Antara Orang yang Berpuasa dan Lainnya 190
29. Berhubungan Intim pada Bulan Ramadhan 194
30. Apabila Seseorang Melakukan Hubungan Intim pada 
Bulan Ramadhan dan Ia Tidak Memiliki Sesuatu, lalu Ia Diberi Sedekah, maka Hendaklah Ia (Gunakan) untuk Membayar Kafarat 202
31. Orang yang Melakukan Senggama di Bulan Ramadhan, Apakah Memberi Makan Keluarganya dari Kafarat 
Apabila Mereka Membutuhkan? 235
32. Berbekam dan Muntah bagi Orang yang Berpuasa 237
33. Berpuasa Saat Safar dan Tidak Berpuasa 255
34. Apabila Seseorang Berpuasa Beberapa Hari di Bulan Ramadhan, Kemudian Melakukan Safar (Bepergian) 259
35. Bab 266
36. Sabda Nabi SAW kepada Orang yang Dipayungi 
Sementara Keadaan Sangat Panas, (Bukan Termasuk 
Kebaikan Puasa Saat Safar) 268
37. Para Sahabat Nabi SAW Tidak Mencela Satu Sama Lain 
dalam Hal Berpuasa dan Tidak Berpuasa 278
38. Orang yang Membatalkan Puasa Saat Safar agar Dilihat Manusia 280
39. “Dan Wajib bagi Orang-orang yang Berat Menjalankannya 
(Jika Mereka Tidak Berpuasa), maka Hendaklah Membayar 
Fidyah” (Qs. Al Baqarah (2): 184) 282
40. Kapan Seseorang Mengganti Puasa Ramadhan? 286
41. Wanita Haid Meninggalkan (Tidak) Puasa dan Shalat 296
42. Orang yang Meninggal Dunia dan Masih Memiliki Tanggungan Puasa 299
43. Kapan Orang yang Berpuasa Dihalalkan untuk Berbuka? 309
44. Berbuka dengan Apa yang Mudah Didapat, Baik 
Berupa Air atau Lainnya 315
45. Menyegerakan Berbuka Puasa 317
46. Apabila Berbuka Puasa di Bulan Ramadhan Kemudian Matahari Muncul 321
47. Puasa bagi Anak-anak 323
48. Menyambung Puasa (Wishal) dan Orang yang 
Berpendapat Tidak Ada Puasa di Malam Hari 
Berdasarkan Firman Allah “Kemudian Sempurnakanlah 
Puasa Sampai Malam” 327
49. Balasan bagi Orang yang Sering Melakukan Wishal (Menyambung Puasa) 341
50. Menyambung Puasa (wishal) Hingga Menjelang Fajar 349
51. Orang yang Bersumpah terhadap Saudaranya agar Membatalkan Puasa Sunah dan Tidak Ada Kewajiban Mengganti Baginya Apabila Menuruti Sumpah Tersebut 351
52. Puasa Sya’ban 364
53. Puasa dan Berbukanya (Tidak Berpuasa) Nabi SAW 370
54. Hak Tamu Dalam Puasa 375
55. Hak Fisik dalam Puasa 376
56. Puasa Sepanjang Masa (Shaum Ad-Dahr) 385
57. Hak Keluarga (Istri) dalam Puasa 387
58. Sehari Berpuasa dan Sehari Tidak 398
59. Puasa Daud Alaihissalam 398
60. Shaum (Puasa) Al Bidh; Tanggal 13, 14, dan 15 403
61. Orang yang Mengunjungi Suatu Kaum dan Tidak Membatalkan Puasa di Sisi Mereka 408
62. Puasa pada Akhir Bulan 415
63. Puasa pada Hari Jum’at 420
64. Apakah Boleh Mengkhususkan Suatu (hari) dari 
Hari-hari? 430
65. Puasa Hari Arafah 433
66. Puasa pada Hari Raya Fitri (Idul Fitri) 439
68. Puasa pada Hari Raya Kurban (Idul Adha) 443
68. Puasa pada Hari-hari Tasyriq 448
69. Puasa Hari Asyura` 454
Penutup 471

KITABUSH-SHALATUT-TARAWIH

31. KITAB SHALAT TARAWIH 474
1. Keutamaan Orang yang Mengerjakan Qiyam (Shalat) 
Malam Ramadhan 474

KITABU FADHLI LAILATIL QADRI

32. KITAB KEUTAMAAN LAILATUL QADAR 489
1. Keutamaan Lailatul Qadar 489
2. Mencari Lailatul Qadar pada Tujuh Malam Terakhir 492
3. Mencari Lailatul Qadar Pada Malam-malam Ganjil 
di Sepuluh Malam yang Terakhir 502
4. Pengetahuan tentang Diangkatnya Lailatul Qadar 
Karena Pertengkaran di Antara Manusia 528
5. Beramal pada Sepuluh Hari yang Terakhir Bulan 
Ramadhan 532

KITABUL I’TIKAF

33. KITAB I’TIKAF 538
1. I’tikaf pada Sepuluh yang Terakhir dan I’tikaf di 
Masjid-masjid 538
2. Wanita Haid Menyisir Rambut Orang yang Sedang I’tikaf 544
3. Tidak Boleh Masuk Rumah Kecuali untuk Suatu 
Keperluan 545
4. Mencuci Orang yang I’tikaf 547
5. I’tikaf di Malam Hari 547
6. I’tikaf bagi Wanita 550
7. Kemah-kemah di Masjid 557
8. Apakah Orang yang Sedang I’tikaf Keluar untuk 
Keperluannya ke Pintu Masjid? 559
9. I’tikaf dan Keluarnya Nabi SAW pada Pagi Hari ke-20 567
10. I’tikaf bagi Mustahadhah (wanita yang mengeluarkan 
darah istihadhah) 569
11. Wanita Mengunjungi Suaminya Saat I’tikaf 571
12. Apakah Orang yang I’tikaf Membela Dirinya 572
13. Orang yang Keluar dari I’tikafnya pada Waktu Subuh 574
14. I’tikaf di Bulan Syawal 575
15. Orang yang Berpendapat bahwa Orang yang I’tikaf Tidak 
Harus Berpuasa 577
16. Apabila Seseorang Bernadzar pada Masa Jahiliyah 
untuk I’tikaf kemudian Ia Masuk Islam 577
17. I’tikaf pada Sepuluh Pertengahan Bulan Ramadhan 578
18. Orang yang Ingin I’tikaf kemudian Tampak Keinginan 
untuk Keluar dari I’tikaf 581
19. Orang yang I’tikaf Memasukkan Kepalanya ke Rumah 
untuk Dicuci 582
Penutup 583

Harga Rp. 99.000,-
----------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar