Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari syarah : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar
Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin, Lc. -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2004.
562 hlm. ; 23.5 cm
Judul asli : Fathul Baari syarah Shahih Al Bukhari. ISBN 979-3002-15-8
Penerjemah : Amiruddin, Lc.
Editor : Abu Rania, Lc.
Titi Tartilah, S. Ag
Desain Cover : Batavia Studio
Cetakan :Pertama, Juli 2004
Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
htttp://www.pustakaazzam.com E-Mail:pustaka.azzam@gmail.com
Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.
Daftar Isi
Daftar Isi vii
KITABUZ ZAKAT
24. KITAB Zakat 1
1. Kewajiban Zakat 2
2. Baiat untuk Mengeluarkan Zakat 19
3. Dosa Orang yang Tidak Mengeluarkan Zakat 20
4. Harta yang Dikeluarkan Zakatnya Tidak Dianggap Sebagai Perbendaharaan 31
5. Menafkahkan Harta Pada Tempat Yang Seharusnya 46
6. Riya` dalam Bersedekah 47
7. Allah Tidak Menerima Sedekah dari Ghulul dan Tidak Menerima Kecuali dari Usaha yang Baik 50
8. Sedekah dari Usaha yang Baik 51
9. Bersedekah Sebelum Ditolak 60
10. Berlindung dari Neraka meskipun dengan Separuh Kurma dan
Sedekah yang Sedikit 65
11. Keutamaan Sedekah Orang Kikir yang Sehat 71
12. Sedekah dengan Terang-terangan 83
13. Sedekah dengan Sembunyi-sembunyi 83
14. Apabila Bersedekah kepada Orang yang Kaya Sedangkan Dia Tidak Mengetahui 87
15. Apabila Seseorang Bersedekah kepada Anaknya Sendiri Sedangkan
Dia Tidak Menyadari 92
16. Sedekah dengan Tangan Kanan 97
17. Orang yang Memerintahkan Pembantunya Memberikan Sedekah
dan Tidak Menyerahkannya Sendiri 99
18. Bab 101
19. Orang yang Menyebut-Nyebut Pemberiannya 116
20. Orang yang Suka Menyegerakan Sedekah tanpa Menunda-nunda 118
21. Anjuran Bersedekah dan Tidak Berlebihan dalam Mengeluarkan Sedekah 119
22. Sedekah Sesuai Kemampuan 122
23. Sedekah dapat Menebus Dosa 123
24. Orang yang Bersedekah Saat Musyrik lalu Masuk Islam 125
25. Pahala Bagi Pelayan Apabila Bersedekah atas Perintah Majikannya tanpa Membuat Kerusakan 128
26. Pahala Istri Apabila Bersedekah atau Memberi Makan dari Rumah Suaminya tanpa Membuat Kerusakan 130
27. Firman Allah, “Adapun orang yang memberikan (hartanya di jalan Allah) dan bertakwa dan membenarkan adanya pahala terbaik
(surga), maka Kami kelak akan menyiapkan baginya jalan yang
mudah. Adapun orang-orang yang bakhil dan merasa dirinya cukup, serta mendustakan pahala yang terbaik, maka kelak Kami akan menyiapkan baginya (jalan) yang sukar.” (Qs. Al-Lail : 5-10) 133
28. Perumpamaan Orang yang Bersedekah dan Orang yang Kikir
(Bakhil) 136
29. Sedekah (Zakat) Hasil Usaha dan Perdagangan 141
30. Bagi Setiap Muslim (Keharusan) Bersedekah. Barangsiapa Tidak Mendapatkannya Hendaklah Melakukan Perbuatan yang Baik 143
31. Berapa Kadar Zakat dan Sedekah yang Diberikan serta Orang yang Memberi Satu Ekor Kambing 148
32. Zakat Perak 150
33. Kedudukan Barang (Selain Emas dan Perak) dalam Zakat 154
34. Tidak Mengumpulkan yang Terpisah dan Tidak Memisahkan yang Terkumpul 160
35. Dua Harta yang Digabungkan, Zakatnya Diambil dalam Jumlah
yang sama 163
36. Zakat Unta 167
37. Orang yang Untanya Mencapai (Jumlah) yang Wajib Dizakati
dengan Mengaluarkan Seekor Unta Betina Berumur Setahun Lebih, Namun Ia tidak Memiliki Unta Seperti Itu 169
38. Zakat Kambing 172
39. Tidak Diterima Sebagai Sedekah (Zakat) Hewan yang Telah Tua, Memiliki Cacat dan Kambing Pejantan, kecuali Orang yang Mengeluarkan Sedekah Menghendaki 185
40. Mengambil Anaaq Sebagai Sedekah (Zakat) 187
41. Tidak Mengambil Harta Manusia yang Paling Baik Sebagai Sedekah (Zakat) 188
42. Tidak Ada (wajib) Zakat pada Unta yang Kurang dari Lima Ekor 189
43. Zakat Sapi 190
44. Zakat kepada Kaum Kerabat 195
45. Tidak Wajib Mengeluarkan Sedekah (zakat) atas Seorang Muslim
pada Kudanya 199
46. Tidak wajib Mengeluarkan Sedekah (Zakat) atas seorang Muslim
Pada Hamba Sahayanya 200
47. Bersedekah kepada Anak Yatim 201
48. Memberikan Zakat Kepada Suami dan Anak Yatim dalam
Pemeliharaan (Tanggungan)nya 203
49. Firman Allah Ta’ala, “Dan Untuk (Memerdekakan) Budak-Budak, Orang-orang yang Berutang. 212
50. Menjaga Diri untuk Tidak Meminta-minta 225
51. Barangsiapa Diberi Sesuatu oleh Allah Tanpa Memintanya dan
Tidak Berambisi untuk Memiliki 233
52. Orang yang Meminta-minta kepada Manusia untuk Memperkaya
Diri 237
53. Firman Allah, “Mereka Tidak Meminta kepada Orang Secara Mendesak”. (Qs. Al Baqarah (2): 273) 241
54. Menaksir (Mengira-ngira) Kurma 253
55. Sepuluh Persen (Zakatnya) Tanaman yang Disiram dengan Air
Hujan dan Air yang Mengalir
Umar bin Abdul Aziz Tidak Melihat Adanya Kewajiban Zakat pada Madu 264
56. Tidak Ada Sedekah (Zakat) pada Sesuatu yang Kurang dari Lima
Wasaq 274
57. Mengambil Sedekah (Zakat) Kurma Saat Panen dan Apakah Anak
Kecil Dibiarkan Menyentuh Kurma Sedekah? 275
58. Orang yang Menjual Buah-buahan, Pohon Kurma, Tanah, atau
Tanamannya Sementara telah Wajib Dikeluarkan darinya Sepuluh
Persen atau Sedekah, lalu Ia Membayar Zakatnya dari (Harta)
yang Lain, atau Ia Menjual Buah-buahannya dan Tidak Ada
Kewajiban Zakat 276
59. Apakah Seseorang Membeli Sedekahnya? Tidak Mengapa
Membeli Sedekah Orang Lain, Karena Nabi SAW Hanya Melarang Orang yang Bersedekah untuk Membeli Kembali Sedekahnya dan
Tidak Melarang Selainnya 280
60. Sedekah Kepada Nabi SAW 284
61. Sedekah kepada Para Maula (Mantan Budak) Istri-istri Nabi SAW 290
62. Apabila Sedekah Berubah 294
63. Mengambil Sedekah dari Orang-orang Kaya dan Membagikannya kepada Orang-orang Miskin Dimana pun Mereka Berada 296
64. Shalawat dan Doa Imam (pemimpin) kepada Orang yang Memberi Sedekah 309
65. Apa-apa yang Dikeluarkan dari Laut 312
66. Pada Rikaz Dikeluarkan (zakatnya) Seperlima 316
67. Firman Allah “Dan Pengurus-pengurus Zakat” dan Memeriksa Para Pengurus Zakat Bersama Imam 324
67. Menggunakan Unta Sedekah dan Air Susunya untuk Keperluan
Ibnu Sabil 326
69. Imam Memberi Cap pada Unta Sedekah dengan Tangannya 327
70. Kewajiban Sedekah (Zakat) Fitrah 329
71. Sedekah (Zakat) Fitrah (Diwajibkan) Atas Budak dan Selainnya
dari Kaum Muslimin 337
72. Satu Sha’ Sya’ir 342
73. Sedekah (Zakat) Fitrah Satu Sha’ Makanan 343
74. Sedekah Fitrah Satu Sha’ Kurma 343
75. Satu Sha’ Anggur Kering 346
76. Sedekah Sebelum Id (Hari Raya) 353
77. Sedekah (Zakat) Fitrah (Diwajibkan) Atas Orang Merdeka dan
Budak 355
78. Sedekah (Zakat) Fitrah atas Anak Kecil dan Orang Dewasa 361
Penutup 361
KITABUL HAJJ
25. KITAB HAJI 364
1. Kewajiban Haji dan Keutamaannya 364
2. Firman Allah, 368
3. Menunaikan Haji dengan Berkendaraan 372
4. Keutamaan Haji Mabrur 375
5. Fardhu Miqat Haji dan Umrah 379
6. Firman Allah Ta’ala “Berbekallah, Sesungguhnya Sebaik-Baik
Bekal Adalah Takwa” (Qs. Al Baqarah (2): 197) 381
7. Tempat Memulai Ihram Bagi Penduduk Makkah untuk Haji dan
Umrah 383
8. Miqat Penduduk Madinah dan Mereka Tidak Memulai Ihram
Sebelum Dzul Hulaifah 392
9. Tempat Memulai Ihram Bagi Penduduk Syam 394
10. Tempat Memulai Ihram Bagi Penduduk Najed 394
11. Tempat Memulai Ihram Bagi yang Berada Diantara Miqat dan
Makkah 396
12. Tempat Memulai Ihram Bagi Penduduk Yaman 396
13. Dzatu Irq (Miqat) Bagi Penduduk Irak 398
14. Bab 404
15. Keluarnya Nabi SAW Menempuh Jalan Syajarah 405
16. Sabda Nabi SAW “Al Aqiq adalah Lembah yang diberkahi” 407
17. Mencuci Bekas Minyak Wangi (Khaluq) di Baju Sebanyak
Tiga Kali 409
18. Memakai Wangi-wangian Saat Ihram dan Apa yang Dipakai Ketika Hendak Ihram, serta Menyisir Rambut dan Memberinya Minyak 417
19. Orang yang Ihram dengan Rambut Dipilin 431
20. Mulai Mengucapkan Talbiyah dari Masjid Dzul Hulaifah 432
21. Pakaian yang Tidak Dipakai oleh Orang yang Melakukan Ihram 434
22. Menaiki (Kendaraan) dan Mengiringi Saat Haji 447
23. Pakaian, Selendang dan Sarung yang Dipakai oleh Orang yang Melakukan Ihram 448
24. Orang yang Bermalam di Dzul Hulaifah Hingga Subuh 455
25. Mengeraskan Suara Saat Talbiyah 457
26. Talbiyah 459
27. Tahmid, Tasbih dan Takbir Sebelum Mengucapkan Talbiyah Saat
Naik di Atas Hewan Tunggangan 469
28. Orang yang Mengucapkan Talbiyah Ketika Hewan yang
Dikendarainya telah Berdiri Tegak 472
29. Mengucapkan Talbiyah Sambil Menghadap Kiblat 473
30. Talbiyah Apabila Turun ke Lembah 477
31. Bagaimana Wanita Haid dan Nifas Melakukan Ihram 480
32. Orang yang Ihram pada Zaman Nabi SAW Sebagaimana Ihram
Beliau 484
33. Firman Allah “Haji adalah Beberapa Bulan yang Telah Diketahui, Barangsiapa Menetapkan Niatnya dalam Bulan Itu Akan
Mengerjakan Haji, Maka Tidak Boleh Rafats, Berbuat Fasik dan Berbantah-Bantahan dalam Mengerjakan Haji.”
(Al Baqarah (2): 197) Firman-Nya, “Mereka Bertanya Kepadamu tentang Bulan Tsabit. Katakanlah, ‘Bulan Tsabit Itu adalah
Tanda-tanda Waktu bagi Manusia dan Haji”.
(Qs. Al Baqarah (2): 189) 494
34. Tamattu’, Qiran dan Ifrad dalam Melaksanakan Haji, dan
Memutuskan Ihram Haji bagi Siapa yang Tidak Membawa Hewan Kurban 502
35. Orang yang Mengucapkan Talbiyah Untuk Haji dan Menamakannya 539
36. Haji Tamattu’ pada Masa Rasulullah SAW 540
37. Firman Allah Ta’ala “Demikian Itu Bagi Orang-orang yang
Keluarganya Tidak Berada di Sekitar Masjidil Haram.” 544
Harga Rp. 93.000,-
-------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar