Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari [16 : Penjelasan Kitab Shahih Al Bukhari / Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin; editor, Abu Rania, Lc. -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2006. 916 hlm. ; 23.5 cm
Judul asli : Fathul Baari Syarh Shahih Al Bukhari ISBN 979-3002-94-8 (jil.16)
Cetakan : Pertama, April 2006
Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
http://www.pustakaazzam.com E-Mail:pustaka.azzam@gmail.com
Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
@ All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.
Daftar Isi
Daftar Isi vii
KITABUL JIHAD WAS-SIYAR
56. KITAB jihad dan perjalanan hidup nabi saw 2
1. Keutamaan Jihad dan Perjalanan Hidup Nabi SAW 3
2. Manusia Paling Utama Adalah Mukmin yang Berjihad di Jalan
Allah dengan Diri dan Hartanya 12
3. Doa Untuk Dapat Berjihad dan Mati Syahid Bagi Laki-laki dan Perempuan 29
4. Tingkatan Orang yang Berjihad di Jalan Allah 28
5. Berangkat Pagi dan Sore Hari Dalam Rangka Berjuang
Di Jalan Allah, Serta Ukuran Busur Salah Seorang dari
Kalian Di Surga 36
6. Bidadari dan Sifat-sifat Mereka 39
7. Mengharapkan Mati Syahid 43
8. Keutamaan Orang yang Terjatuh Ketika Berjihad Lalu
Meninggal Dunia Maka Dia Termasuk Golongan Mereka 49
9. Orang yang Anggota Badannya Terkena Sesuatu Lalu Terluka
Dalam Rangka Jihad Di Jalan Allah 52
10. Orang yang Terluka Dalam Rangka Jihad Di Jalan Allah 56
11. Firman Allah, ‘Tidak Ada Yang Kamu Tunggu-tunggu Bagi
Kami Kecuali Salah Satu Dari Dua Kebaikan.’
(Qs. At-Taubah [9] : 52). Perang itu Kadang Menang dan
Kadang Kalah 58
12. Firman Allah Azza Wajalla, “Di Antara Orang-orang
Mukmin itu Ada Orang-orang yang Menepati Apa yang Telah
Mereka Janjikan Kepada Allah; Maka Di Antara Mereka Ada yang gugur, dan Di Antara Mereka Ada (Pula) Yang
Menunggu-Nunggu, dan Mereka Sedikit pun Tidak Merubah (Janjinya).” (Qs. Al Ahzaab [33]: 23) 60
13. Amal Shalih Sebelum Perang 69
14. Orang yang Terkena Anak Panah Nyasar dan Membunuhnya 74
15. Orang yang Berperang Untuk Meninggikan Kalimat Allah 78
16. Orang yang Kedua Kakinya Berdebu Di Jalan Allah (Fisabilillah) 84
17. Mengusap Debu Dari Kepala Di Jalan Allah 87
18. Mandi Setelah Perang dan Debu 88
19. Keutamaan Firman Allah, “Janganlah Kamu Mengira Bahwa
Orang-Orang yang Gugur di Jalan Allah Itu Mati; Bahkan Mereka Hidup di Sisi Tuhan Mereka dan Mendapat Rezeki. Mereka Dalam Keadaan Gembira Disebabkan Karunia Allah Yang Diberikan-Nya Kepada Mereka. Dan Mereka Bergirang Hati Terhadap Orang-
Orang Yang Tinggal Di Belakang yang Belum Menyusul Mereka, Bahwa Tidak Ada Kekhawatiran Terhadap Mereka dan Tidak Pula Mereka Bersedih Hati.
Mereka Bergirang Hati Dengan Nikmat dan Karunia yang
Besar Dari Allah, dan Bahwa Allah Tidak Menyia-Nyiakan Pahala Orang-Orang Yang Beriman.” (Qs. Aali Imraan [4]: 169-171) 89
20. Malaikat Menaungi Orang yang Mati Syahid 92
21. Angan-angan Orang yang Berjihad Untuk Kembali Ke Dunia 93
22. Surga Itu Di bawah Kilatan Pedang 96
23. Orang yang Ingin Mendapatkan Anak Untuk Berjihad 100
24. Berani dan Pengecut Dalam Peperangan 101
25. Mohon Perlindungan dari Sifat Pengecut 103
26. Orang yang Menceritakan Peristiwa yang Dialaminya Dalam Peperangan 105
27. Kewajiban Berangkat Perang, dan kewajiban Jihad serta Niat 107
28. Orang Kafir Membunuh Orang Muslim, lalu Masuk Islam
dan Bersikap Lurus, Kemudian Terbunuh 114
29. Orang yang Lebih Memilih Berperang Daripada Berpuasa 121
30. Mati Syahid Ada Tujuh Selain Terbunuh 123
31. Firman Allah, “Tidaklah sama antara mukmin yang duduk
(yang tidak turut berperang) yang tidak mempunyai udzur
dengan orang-orang yang berjihad di jalan Allah dengan
harta dan jiwa mereka, Allah melebihkan orang-orang yang
berjihad dengan harta dan jiwa mereka atas orang-orang
yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka
Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah
melebihkan orang-orang yang berjihad atas orang-orang
yang duduk –hingga firman-Nya- Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (Qs. An-Nisaa [4]: 95-96) 131
32. Sabar Ketika Perang 133
33. Memotivasi Untuk Berperang, dan Firman Allah,
“Kobarkanlah semangat orang-orang mukmin itu untuk
berperang.” (Qs. Al Anfaal [8]: 65) 134
34. Menggali Parit (Khandak) 135
35. Orang yang Terhalang Oleh Udzur Untuk Mengikuti Peperangan 136
36. Keutamaan Berpuasa Di Jalan Allah 140
37. Keutamaan Nafkah Di Jalan Allah 142
38. Keutamaan Orang yang Menyiapkan Perlengkapan Orang yang Berperang atau Menggantikannya Dengan Baik 146
39. Memakai Hanut Saat Perang 151
40. Keutamaan Pengintai 156
41. Apakah Pengintai itu Diutus Seorang Diri? 157
42. Bepergian (Safar) Dua Orang 159
43. Kebaikan Terikat Diubun-ubun Kuda Hingga Hari Kiamat 161
44. Jihad Dilangsungkan Bersama Orang yang Baik dan Orang
yang Zhalim, Berdasarkan Sabda Nabi SAW, (Kuda itu
terikat di ubun-ubunnya kebaikan hingga hari kiamat) 167
45. Orang yang Menahan Kuda Di Jalan Allah, berdasarkan
firman Allah, “Dan daripada kuda yang ditambatkan.”
(Qs. Al Anfaal [8]: 60) 170
46. Nama Kuda dan Himar [Keledai] 173
47. Tentang Kemalangan Kuda 178
48. Kuda Untuk Tiga (Golongan), Dan firman Allah, “Dan (Dia
telah menciptakan) kuda, bighal dan keledai, agar kamu menungganginya dan (menjadikannya) perhiasan. Dan Allah menciptakan apa yang kamu tidak mengetahuinya.”
(Qs. An-Nahl [16]: 8) 190
49. Orang Yang Memukul Hewan Milik Orang Lain Dalam
Peperangan 196
50. Menunggang Hewan yang Sulit Dikendalikan dan Pejantan Kuda 198
51. Bagian Kuda 200
52. Orang yang Menuntun Hewan Milik Orang Lain dalam
Peperangan 208
53. Rikab dan Gharz (Pelana) Untuk Hewan 209
54. Menunggang Kuda yang Tidak Berpelana 210
55. Kuda yang Lamban 212
56. Lomba Pacuan Kuda 213
57. Mempersiapkan Kuda Untuk Berlomba 214
58. Garis Finish Bagi Kuda yang Tidak Dipersiapkan untuk Lomba 215
59. Unta Nabi SAW 221
60. Berperang Dengan Mengendarai Keledai 225
61. Bighal Nabi SAW yang Berwarna Putih. Hal ini Dikatakan Anas 226
62. Jihad Bagi Wanita 229
62. Perang di Lautan Bagi Wanita 230
64. Suami Membawa Seorang Istrinya Dalam Peperangan Tanpa
istrinya yang Lain 235
65. Perang Bagi Wanita, dan Peperangan Mereka Bersama
Laki-laki 236
66. Wanita Membawa Bejana Dalam Peperangan 238
67. Wanita Mengobati Orang-orang yang Terluka Dalam Peperangan 241
68. Wanita Membawa Kembali Orang-orang yang Terluka dan
Terbunuh 242
69. Mencabut Anak Panah Dari Badan 243
70. Menjaga Dalam Perang di Jalan Allah 244
71. Keutamaan Memberi Pelayanan Dalam Peperangan 252
72. Keutamaan Orang yang Membawa Bawaan Temannya Saat
Bepergian (Safar) 256
73. Keutamaan Menjaga Perbatasan Satu Hari Di Jalan Allah
dan Firman Allah, (Hai Orang-orang yang Beriman, Bersabarlah Kamu dan Kuatkanlah Kesabaranmu dan Tetaplah Bersiap Siaga
[di perbatasan negerimu] dan Bertakwalah Kepada Allah Supaya Kamu Beruntung). (Qs. Aali Imraa [3]:20) 258
74. Orang yang Berperang Membawa Anak Kecil Untuk Melayani 261
75. Mengarungi Lautan 265
76. Orang yang Meminta Bantuan Kepada Orang-orang Lemah
dan Orang-orang Shalih Dalam Peperangan 267
77. Tidak Dikatakan bahwa Si Fulan Mati Syahid 271
78. Anjuran Untuk Latihan Memanah 276
79. Bermain Tombak dan yang Sepertinya 282
80. Perisai dan Orang yang Melindungi Diri dengan Perisai Milik Temannya 284
81. Perisai 287
82. Gantungan Pedang dan Menggantungkan Pedang di Leher 289
83. Tentang Hiasan Pedang 290
84. Orang yang Menggantungkan Pedangnya di Pohon Ketika Istirahat Siang Saat Bepergian (Safar) 292
85. Memakai Topi Perang 294
86. Orang yang Berpendapat Tidak Bolehnya Merusak Senjata
Saat Akan Meninggal Dunia 294
87. Orang-orang Berpencar dari Imam (pemimpin) Saat Istirahat Siang
dan Bernaung di Bawah Pohon 296
88. Apa yang Dikatakan tentang Panah 298
89. Apa yang Dikatakan tentang Baju Besi Nabi SAW dan
Ghamis dalam Peperangan 301
90. Jubbah Saat Safar dan Perang 305
91. Pakaian Sutera Saat Perang 306
92. Apa yang Disebutkan dalam Hal Pisau 310
93. Apa yang Dikatakan dalam Hal Perang Melawan Bangsa Romawi 311
94. Memerangi Orang-Orang Yahudi 314
95. Memerangi Orang-orang Turki 316
96. Memerangi Kaum yang Memakai Sandal Bulu 318
97. Orang yang Mengatur Barisan Para Sahabatnya Saat Mengalami Kekalahan dan Turun Dari Hewan Tunggangannya Lalu
Memohon Pertolongan 319
98. Mendoakan Kekalahan Untuk Kaum Musyrikin 320
99. Apakah Muslim Membimbing Ahli Kitab Atau Mengajari
Mereka Al Kitab? 325
100. Doa Untuk Orang-orang Musyrik Agar Mendapatkan
Petunjuk Demi Melunakkan Hati Mereka 327
101. Berdakwah Kepada Orang-Orang Yahudi dan Nashrani, Atas
Dasar Apa Mereka Diperangi? dan Apa Yang Ditulis Oleh
Nabi SAW Kepada Kisra (Raja Persi) dan Kaisar (Raja
Romawi) serta Dakwah Sebelum Perang 328
102. Nabi SAW Menyeru Manusia Kepada Islam dan Kenabian.
Dan Hendaknya Sebagian Mereka Tidak Menjadikan
Sebagian Yang Lain Sebagai Rabb Selain Allah, dan Firman Allah, “Tidak wajar bagi seorang manusia yang Allah berikan kepadanya
Al Kitab… hingga akhir ayat” (Qs. Aali Imraan [3]: 79) 331
103. Orang yang Ingin Berperang, Lalu Ditutupi Dengan Perkara Lain.
Dan Orang yang Suka Keluar Pada Hari Kamis 344
104. Keluar Setelah Zhuhur 347
105. Keluar Pada Akhir Bulan 348
106. Keluar Pada Bulan Ramadhan 350
107. Ucapan Perpisahan 351
108. Mendengar dan Menaati Imam (Pemimpin) 352
109. Berperang dari Belakang Imam, dan Berlindung dengannya 353
110. Bai’at dalam Peperangan Untuk Tidak Melarikan Diri.
Sebagian Mereka Mengatakan Untuk Mati Berdasarkan firman
Allah, “Sesungguhnya Allah telah ridha terhadap orang-orang
mukmin ketika mereka berjanji setia kepadamu di bawah
pohon”. (Qs. Al Fath [48]: 18) 356
111. Imam Mengharuskan Kepada Manusia apa yang Mampu
Mereka Lakukan 362
112. Biasanya Jika Nabi SAW Tidak Berperang Pada Pagi Hari,
Maka Beliau Mengakhirkannya Hingga Matahari Tergelincir 366
113. Seseorang Meminta izin Kepada Imam 369
114. Orang yang Berperang dan Dia Masih Pengantin Baru 372
115. Orang yang Memilih Perang Setelah Malam Pertama 373
116. Imam Segera Menuju Tempat Terjadinya Perkara yang
Mengejutkan 374
117. Bersegera dan Memacu (Kendaraan) Saat Terjadi Sesuatu
yang Mengejutkan 375
118. Keluar Seorang Diri Saat Terjadi Sesuatu yang Mengejutkan 376
119. Upah dan Membawa (Memberi Tunggangan) di Jalan Allah 377
120. Orang Sewaan 382
121. Apa yang dikatakan Tentang Panji (Bendera) Nabi SAW 386
122. Sabda Nabi SAW, ‘Aku ditolong dengan (Memberikan)
Rasa Takut (Dalam Hati Musuh) Selama Perjalanan Satu Bulan’. 392
123. Membawa Bekal dalam Peperangan 395
124. Membawa Bekal di atas Pundak 400
125. Wanita Membonceng di Belakang Saudara Laki-lakinya 401
126. Membonceng/Mengiringi dalam Peperangan dan Haji 402
127. Membonceng/Mengiringi di Atas Keledai 403
128. Orang yang Memegang Pelana dan yang Sepertinya 404
129. Tidak Disukai Bepergian Ke Negeri Musuh Dengan
Membawa Mushaf 406
130. Takbir Saat Perang 411
131. Tidak Disukai Mengeraskan Suara Saat Takbir 412
132. Bertasbih Apabila Menuruni Lembah 414
133. Bab takbir Ketika Berada Di Tempat Tinggi 414
134. Dituliskan Untuk Musafir Seperti apa yang Dia Kerjakan
Saat Mukim 416
135. Melakukan Perjalanan Seorang Diri 421
136. Mempercepat Perjalanan 424
137. Apabila Seseorang Memberi Tunggangan Seekor Kuda Lalu
Ia Melihat Kuda Itu Dijual 427
138. Jihad dengan Izin Kedua Orang Tua 428
139. Apa yang Dikatakan Tentang Lonceng dan Sebagainya
di Leher Unta 433
140. Orang yang telah Mendaftarkan Diri dalam Pasukan,
Lalu Istrinya Keluar Untuk Haji, atau Ia mendapat Halangan
Apakah Diizinkan Untuk tidak Ikut Perang? 438
141. Mata-mata 439
142. Pakaian untuk Tawanan 442
143. Keutamaan Orang yang Menjadi Perantara Bagi Seseorang
Masuk Islam 444
144. Para Tawanan Dibelenggu 445
145. Keutamaan Orang yang Masuk Islam dari Ahli Kitab 447
146. Penghuni Tempat Tinggal Diserang Pada Malam Hari, Lalu
Anak-anak dan Kaum Wanita Dibunuh 449
147. Membunuh Anak-anak dalam Peperangan 456
148. Membunuh Wanita dalam Peperangan 456
149. Tidak Boleh Menyiksa dengan Adzab Allah 457
150. “Sesudah Itu Kamu Boleh Membebaskan Mereka Atau
Menerima Tebusan.” (Qs. Muhammad [47]: 4) 466
151. Apakah Tawanan Boleh Membunuh atau Menipu Orang yang Menahannya Hingga Dia Selamat Dari Orang-orang Kafir? Sehubungan Dengan Masalah Ini Dinukil Dari Al Miswar
Dari Nabi SAW 470
152. Apabila Orang Musyrik Membakar Orang Muslim Apakah
Dia Juga Harus Dibakar? 471
153. Bab 473
154. Pembakaran Rumah-rumah dan Pohon Kurma 474
155. Membunuh Orang Musyrik yang Tidur 477
156. Jangan Mengharapkan Bertemu Musuh 480
157. Perang Adalah Tipu Muslihat 485
158. Dusta Dalam Peperangan 488
159. Membunuh Musuh Secara Tiba-Tiba 492
160. Bolehnya Melakukan Tipu Daya dan Bersikap Waspada
Terhadap Orang yang Dikhawatirkan Kelicikanya 493
161. Melantunkan Sya’ir dalam Peperangan dan Meninggikan
Suara Saat Menggali Parit 494
162. Orang yang Tidak Dapat Menunggang Kuda dengan Baik 496
163. Mengobati Luka Dengan Membakar Tikar, Wanita Mencuci Darah
di Wajah Bapaknya dan Membawa Air Dalam Perisai 497
164. Tidak Disukai Berbantah-bantahan dan Berselisih Dalam
Peperangan Serta Hukuman Bagi yang Menentang Pemimpinnya 498
165. Apabila Terkejut di Malam Hari 502
166. Orang yang Melihat Musuh Lalu Berseru Sekeras-kerasnya, ‘Waspadalah’ Hingga Orang-orang Mendengarnya 503
167. Orang yang Berkata, ‘Ambillah Ia dan Aku Adalah Anak
Si Fulan’ 505
168. Apabila Musuh Menyerahkan Urusan Kepada Keputusan
Seseorang 507
169. Membunuh Tawanan dan Eksekusi 508
170. Apakah Seseorang Boleh Menyerahkan Diri Untuk Ditawan?
dan Orang yang Tidak Mau Ditawan serta Orang yang Shalat
Dua Rakaat Saat Akan Dibunuh 509
171. Membebaskan Tawanan 513
172. Tebusan Kaum Musyrikin 515
173. Apabila Kafir Harbi Masuk Negeri Islam Tanpa Jaminan
Keamanan 518
174. Memerangi Orang Kafir yang Mendapat Perlindungan
(Ahlu Dzimmah) dan Tidak Dijadikan Budak 523
175. Hadiah Untuk Utusan 524
176. Apakah Diberi Syafaat (Pembelaan/Pertolongan) Kepada
Ahlu Dzimmah, dan Interaksi dengan Mereka 524
177. Berhias Untuk Utusan 527
178. Bagaimana Islam Diajukan Kepada Anak Kecil? 529
179. Sabda Nabi SAW Kepada Orang-orang Yahudi, “Masuklah
Islam Niscaya Kamu akan Selamat.” 540
180. Apabila Suatu Kaum Masuk Islam Di Negeri Kafir Sementara
Mereka Memiliki Harta dan Tanah, Maka Semua Itu Untuk
Mereka 541
181. Imam Mencatat Manusia 549
182. Sesungguhnya Allah Mengukuhkan Agama Dengan Sebab
Orang Yang Berdosa (Fajir) 554
183. Orang yang Mengambil Alih Komando dalam Peperangan
Tanpa Penunjukkan Apabila Khawatir Musuh Akan
Mengalahkan Kaum Muslimin 557
184. Mengirim Bala Bantuan 559
185. Orang yang Mengalahkan Musuh, Lalu Tinggal Di Alun-alun
Mereka Selama Tiga Hari 560
186. Orang yang Membagi Rampasan Perang Baik dalam
Peperangan Maupun di Perjalanan 562
187. Apabila Orang-orang Musyrik Merampas Harta Seorang
Muslim Kemudian Harta Itu Didapat Oleh Si Muslim 564
188. Orang yang Berbicara dengan Bahasa Persia dan Rathanah 567
189. Khianat Dalam Urusan Rampasan Perang 574
190. Khianat dalam Urusan Rampasan Perang dalam Kadar yang
Relatif Kecil 579
191. Tidak Disukai Menyembelih Unta dan Kambing Rampasan
Perang 583
192. Berita Gembira Tentang Penaklukan 586
193. Apa yang Diberikan Kepada Pembawa Berita Gembira 587
194. Tidak Ada Hijrah Sesudah Pembebasan 588
195. Apabila Seseorang Terpaksa Melihat Rambut (Wanita) Kafir
Dzimmi dan Wanita-Wanita Mukminah Jika Bermaksiat
Kepada Allah Serta Menelanjangi Mereka 590
196. Menyambut Para Prajurit 593
197. Apa yang Diucapkan Ketika Kembali dari Peperangan 597
198. Shalat Apabila Kembali dari Safar (Bepergian) 599
199. Makanan Saat Kembali 600
Penutup 604
KITABU FARDHIL KHUMUS
57. KITAB KETETAPAN SEPERLIMA RAMPASAN
PERANG 606
1. Ketetapan Seperlima 606
2. Menunaikan Seperlima Rampasan Perang Adalah Sebagian dari
Agama 647
3. Nafkah Istri-istri Nabi SAW Setelah Beliau Wafat 648
4. Rumah Para istri Nabi dan Rumah yang Dinisbatkan Kepada
Mereka 651
5. Tentang Baju Besi Nabi SAW, Tongkat, Pedang, Bejana Kayu,
Cincin dan Apa yang Digunakan Para Khalifah Sesudahnya tanpa disebutkan pembagiannya, Serta Rambut, Sandal Maupun Bejana Beliau yang Digunakan Untuk Mendapatkan Berkah Oleh Para Sahabatnya dan Selain Mereka Setelah Beliau Wafat 656
6. Dalil Bahwa 1/5 Rampasan Perang Untuk Kebutuhan Rasulullah
SAW dan Orang-orang Miskin Serta Sikap Nabi yang Lebih Mengutamakan Ahli Shuffah dan Para Janda Ketika Fathimah
Meminta kepada Beliau –seraya mengadukan (kesulitannya) menumbuk dan menggiling tepung- untuk Memberikan Pembantu
dari Tawanan perang, maka beliau Menyerahkan Urusannya
kepada Allah 666
7. Firman Allah, “Maka Sesungguhnya Seperlima Untuk Allah Dan Rasul-Nya.” (Qs. Al Nafaal [8]: 41) Maksudnya, Rasul yang Melakukan Pembagian Tersebut 670
8. Sabda Nabi SAW, “Dihalalkan Bagi Kamu Rampasan Perang”
Dan Firman Allah, “Allah Menjanjikan Kepada Kamu Harta Rampasan yang Banyak yang Dapat Kamu Ambil”.
(Qs. Al Fath [48]: 20) Hal Ini Berlaku Umum Hingga Rasul SAW Menjelaskannya. 679
9. Rampasan Perang Adalah Untuk yang Ikut Berperang 695
10. Orang yang Berperang Untuk Mendapatkan Rampasan, Apakah Pahalanya Berkurang? 701
11. Imam Membagi Apa yang Dihadapkan Kepadanya Dan Menyimpannya Untuk Orang yang Tidak Hadir atau Tidak Ada 702
12. Bagaimana Nabi SAW Memberi Bagian Bani Quraizhah dan Bani Nadhir, dan Apa yang Beliau Berikan kepada para pegawainya
dari Harta Tersebut 704
13. Keberkahan Harta Orang yang Berperang Saat Masih Hidup
Maupun Sesudah Meninggal Dunia, Baik Perang Bersama
Nabi SAW atau Ulil Amri (Pemerintah) 706
14. Apabila Imam (Pemimpin) Mengirim Utusan untuk Suatu
Keperluan atau Memerintahkannya untuk Menetap di Negerinya, Apakah Ia Diberi Bagian Rampasan Perang? 730
15. Diantara Dalil yang Menyatakan Bahwa Bagian 1/5 untuk
Kebutuhan Kaum Muslimin adalah; Permintaan Suku Hawazin
Kepada Nabi SAW —Karena Penyusuan Beliau Pada Mereka—
Maka Beliaupun Meminta Kaum Muslimin untuk
Menghalalkannya, Janji-janji Nabi kepada Sejumlah Sahabat
untuk Diberi Fai` dan Bagian 1/5 Ghanimah, dan Pemberian Nabi SAW kepada Kaum Anshar, serta Apa yang Diberikan Nabi
kepada Jarir dari Kurma Khaibar 731
16. Nabi SAW Membebaskan Para Tawanan Tanpa Diambil Bagian Seperlima Darinya 754
17. Di Antara Dalil yang Menyatakan Bahwa 1/5 Rampasan Perang
Untuk Imam dan Bahwa Dia Dapat Memberi Sebagian Kerabatnya Tanpa Sebagian yang Lain; Adalah Pembagian Nabi SAW Kepada
Bani Muththalib dan Bani Hasyim dari 1/5 Rampasan Khaibar 756
18. Orang yang Berpendapat bahwa As-Salb Tidak Dibagi Menjadi
Lima Bagian dan Barangsiapa Membunuh Musuh Maka Baginya
As-Salb Tanpa Diambil Bagian 1/5 Darinya, Serta Keputusan
Imam Dalam Masalah Ini 765
19. Apa yang Diberikan Nabi SAW Kepada Orang-orang yang
Dilunakkan Hatinya dan Selain Mereka dari 1/5 Rampasan
Perang dan Sepertinya 776
20. Makanan yang Didapatkan Di Negeri Musuh 794
KITABUL JIZYAH WAL MUWADA’AH
58. KITAB UPETI DAN PERJANJIAN DAMAI 802
1. Upeti dan Perjanjian Damai Bersama Kafir Dzimmi dan Kafir
Harbi 802
2. Apabila Imam (Pemimpin) Membuat Perjanjian Dengan Raja
Suatu Negeri, Apakah Hal Itu Berlaku Bagi Selain Mereka? 835
3. Wasiat Terhadap Orang-orang yang Mendapat Dzimmah (Jaminan) Rasulullah SAW. Dzimmah Adalah Perjanjian Sedangkan Illu
Adalah Kerabat 837
4. Apa yang Dibagi Nabi SAW Dari (Harta) Bahrain, Apa yang Beliau Janjikan Dari Harta itu dan Upeti, serta Kepada Siapa Harta Fai‘
dan Upeti Dibagikan? 839
5. Dosa Pembunuh Orang yang Terikat Perjanjian Damai Bukan
Karena Kejahatan yang Dilakukannya 845
6. Mengeluarkan Orang-orang Yahudi Dari Jazirah Arab 848
7. Apabila Orang-orang Musyrik Mengkhianati Kaum Muslimin,
Apakah Mereka Dimaafkan? 852
8. Imam Memohon Kecelakaan Bagi Mereka yang Melanggar
Perjanjian 854
9. Jaminan Keamanan dan Perlindungan yang Diberikan Oleh
Wanita 855
10. Dzimmah Kaum Muslimin dan Perlindungan Mereka Adalah Satu Diperkenankan Padanya Orang yang Paling Rendah Di Antara
Mereka 857
11. Apabila Mereka Mengatakan, “Shaba’na” dan Mereka Tidak Mengucapkan dengan Baik “Aslamna”. 859
12. Perjanjian dan Perdamaian Dengan Kaum Musyrikin Baik Dengan Harta dan Selainnya serta Dosa Orang yang Tidak Menepati Janji 864
13. Keutamaan Melaksanakan Perjanjian 867
14. Apakah Kafir Dzimmi Diampuni Jika Melakukan Sihir? 868
15. Pengkhianatan yang Harus Diwaspadai 870
16. Bagaimana Membatalkan Perdamaian Dengan Orang-orang yang Terikat Perjanjian Damai ? 875
17. Dosa Orang yang Membuat Perjanjian Damai Kemudian
Berkhianat 877
18. Bab 881
19. Berdamai Selama Tiga Hari atau Waktu Tertentu 885
20. Berdamai Tanpa Ketetapan Waktu 887
21. Melempar Bangkai Orang-orang Musyrik Ke dalam Sumur dan
Tidak Diambil Harga Untuk Mereka 887
22. Dosa Orang yang Berkhianat Terhadap Orang yang Baik Maupun
yang Fajir (Orang yang Banyak Berbuat Dosa) 889
Penutup 895
Harga Rp. 147.000,-
--------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar