Laman

Minggu, 26 Desember 2010

Fathul Baari jil. 30

Perpustakaan Nasional RI: Data Katalog Terbitan (KDT)

Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari 30 : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin, Amir Hamzah; editor, M. Iqbal K, Abu Rania -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2009. 800 hlm. ; 23.5 cm

Judul asli : Fathul Baari syarah Shahih Al Bukhari ISBN 978-602-8439-05-3

1. Akhlak I. Judul II. Amiruddin. III. Amir Hamzah IV. M Iqbal K III. Abu Rania
297.51

Cetakan : Pertama, April 2009

Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
E-Mail:pustaka.azzam@gmail.com http//www.pustakaazzam.com

Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.


79. KITAB MEMINTA IZIN 2
1. Permulaan Salam 2
2. Firman Allah, 19
3. Salam adalah Salah satu Nama Allah 39
4. Salam Diucapkan dari Kelompok yang Sedikit kepada Kelompok
yang Banyak 45
5. Orang yang Berkendaraan Memberi Salam kepada Pejalan Kaki 47
6. Pejalan Kaki Memberi Salam kepada Orang yang Duduk 48
7. Yang Kecil Memberi Salam kepada yang Besar 49
8. Menyebarkan Salam 56
9. Salam yang Dikenal dan yang tidak Dikenal 67
10. Ayat tentang Hijab 72
11. Minta Izin untuk Melihat 79
12. Zina Anggota Badan Selain Kemaluan 85
13. Mengucapkan Salam dan Minta Izin Tiga Kali 87
14. Apabila Seseorang Dipanggil diundang, lalu Dia Datang, Apakah
Dia harus Meminta Izin? 105
15. Mengucapkan Salam kepada Anak Kecil 109
16. Laki-laki Mengucapkan Salam kepada Perempuan dan Perempuan
Mengucapkan Salam kepada Laki-laki 112
17. Apabila Ditanya “Siapa?” Lalu Dijawab, “Aku.” 119
18. Orang yang Menjawab dengan Mengucapkan, “Alaikassalaam.” 123
19. Apabila Seseorang Mengatakan, “Fulan Mengucapkan Salam kepadamu”. 130
20. Mengucapkan Salam dalam Perkumpulan yang Terdiri dari Orang-
orang Muslim dan Orang-orang Musyrik 131
21. Orang yang Tidak Mengucapkan Salam kepada Orang yang
Melakukan Dosa dan Orang yang tidak Menjawab Salamnya
hingga Jelas Tobatnya dan Sampai Kapan Tobatnya Orang yang Bermaksiat Tampak Jelas? 138
22. Bagaimana Menjawab Salamnya Ahlu Dzimmah? 143
23. Orang yang Melihat Surat Seseorang yang Dikhawatirkan Membahayakan Kaum Muslimin agar Meminta Penjelasan 161
24. Bagaimana Menulis Surat kepada Ahli Kitab? 165
25. Siapa yang Ditulis Lebih Dulu di Dalam Surat? 166
26. Sabda Nabi SAW, “Berdirilah untuk pemimpin kalian!” 171
27. Jabat Tangan 189
28. Memegang Tangan 194
29. Rangkulan dan Ucapan Seseorang, “Bagaimana Keadaanmu?” 200
30. Orang yang Menjawab dengan “Labbaik wa Sa’daik” 212
31. Tidak Membuat Orang Lain Berdiri dari Tempat Duduknya 216
32. Firman Allah: 218
33. Orang yang Berdiri dari Tempat Duduknya atau (Keluar dari) Rumahnya, sementara Dia belum Meminta Izin Dari Para
Sahabatnya (Para Tamunya) atau Dia Menunjukkan Bersiap-Siap Berdiri agar Orang-Orang Segera Berdiri 226
34. Duduk dengan Menegakkan Kedua Betis dan Mendekapnya ke
Dada dengan Kedua Tangan (Ihtibaa‘) adalah Al Qurfushaa‘
(Duduk Jongkok) 228
35. Duduk Bersandar di Hadapan Para Sahabat 233
36. Orang yang Berjalan dengan Tergesa-Gesa karena Suatu
Keperluan atau Suatu Maksud 235
37. Dipan/Tempat Tidur 236
38. Orang yang Disediakan Bantal 238
39. Tidur Siang setelah Jum’at 243
40. Tidur Siang di Masjid 244
41. Orang yang Mengunjungi Suatu Kaum lalu Tidur Siang di Tempat Mereka 246
42. Duduk Semampunya 275
43. Orang yang Berbisik-Bisik di Hadapan Orang Banyak dan Orang
yang Tidak Memberitahukan Rahasia Temannya, Namun Baru Diberitahukan setelah Meninggal 278
44. Terlentang 282
45. Tidak Boleh Berbisik-Bisik antara Dua Orang tanpa Menyertakan Orang Ketiga 283
46. Menjaga Rahasia 286
47. Bila Lebih dari Tiga Orang, Maka Boleh Berbicara Secara Rahasia
dan Berbisik-Bisik 289
48. Lamanya Berbisik-Bisik 297
49. Tidak Membiarkan Api Menyala di Dalam Rumah ketika Tidur 298
50. Menutup Pintu pada Malam Hari 303
51. Khitan setelah Dewasa dan Mencabut Bulu Ketiak 305
52. Setiap Permainan adalah Batil Jika Melalaikan untuk Taatan
kepada Allah 315
53. Riwayat-Riwayat tentang Membangun Bangunan 319
Penutup 325

KITABUD-DA’AWAAT


80. KITAB DOA 327
1. Setiap Nabi Mempunyai Doa yang Dikabulkan 335
2. Istighfar yang Paling Utama 340
3. Nabi SAW Beristighfar dalam Sehari Semalam 351
4. Taubat 355
5. Berbaring dengan Miring ke Kanan 374
6. Tidur dalam Keadaan Suci 374
7. Doa yang Diucapkan ketika Hendak Tidur 389
8. Menempatkan Tangan di Bawah Pipi Kanan 395
9. Tidur pada Sisi Kanan Tubuh (Miring ke Kanan) 397
10. Doa ketika Terjaga di Malam Hari 398
11. Takbir dan Tasbih ketika Hendak Tidur 410
12. Memohon Perlindungan kepada Allah dan Bacaan ketika Hendak
Tidur 434
13. Bab 437
14. Doa di Tengah Malam 446
15. Doa ketika Masuk Kamar Kecil (Kamar Mandi atau WC) 448
16. Apa yang Diucapkan di Pagi Hari? 449
17. Doa di Dalam Shalat 453
18. Doa setelah Shalat 459
19. Firman Allah, 470
20. Apa yang Dimakruhkan dari Bersajak dalam Berdoa 481
21. Memohon dengan Sungguh-sungguh karena Tidak Ada yang
Memaksa Allah 484
22. Doa Hamba akan Dikabulkan selama Tidak Tergesa-Gesa 487
23. Mengangkat Tangan ketika Berdoa 491
24. Berdoa tanpa Menghadap ke Arah Kiblat 498
25. Berdoa dengan Menghadap ke Arah Kiblat 500
26. Doa Nabi SAW untuk Pelayannya agar Panjang Umur dan
Banyak Harta 502
27. Doa ketika Tertimpa Bencana atau Kesusahan 505
28. Memohon Perlindungan dari Kesulitan yang Berat 513
29. Doa Nabi SAW, “Ya Allah, (Gabungkanlah aku) pada Teman
yang berada di tempat yang tertinggi.” 517
30. Doa Memohon Mati dan Hidup 519
31. Mendoakan Keberkahan untuk Anak-Anak dan Mengusap
Kepala Mereka 521
32. Bershalawat Untuk Nabi SAW 527
33. Bolehkah Bershalawat untuk Selain Nabi SAW? 585
34. Sabda Nabi SAW, “Barangsiapa yang aku sakiti, maka
jadikanlah itu sebagai penyuci dan rahmat baginya.” 592
35. Memohon Perlidungan dari Fitnah 597
36. Memohon Perlindungan dari Penindasan Orang Lain 599
37. Memohon Perlindungan dari Siksa Kubur 601
38. Memohon Perlindungan dari Fitnah Hidup dan Mati 607
39. Memohon Perlindungan dari Dosa dan Utang 609
40. Memohon Perlindungan dari Sifat Pengecut dan Malas 614
41. Memohon Perlindungan dari Sifat Kikir 615
42. Memohon Perlindungan dari Kepikunan di Masa Tua 617
43. Doa agar Wabah dan Penyakit Dihilangkan 618
44. Memohon Perlindungan dari Kepikunan di Masa Tua, Fitnah
Dunia dan Fitnah Neraka 623
45. Memohon Perlindungan dari Fitnah Kekayaan 625
46. Memohon Perlindungan dari Fitnah Kemiskinan 626
47. Memohon Banyak Harta dan Anak Disertai Keberkahan 627
48. Doa Ketika Istikharah 630
49. Doa Ketika Wudhu 642
50. Doa Ketika Mendaki 643
51. Doa Ketika Menuruni Lembah 645
52. Doa ketika hendak Bepergian atau ketika Kembali dari Bepergian 646
53. Doa Untuk yang Menikah 651
54. Doa hendak Menggauli Istri 654
55. Doa Nabi SAW, “Wahai Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia.” 655
56. Memohon Perlindungan dari Fitnah Dunia 659
57. Mengulang-Ulang Doa 660
58. Mendoakan Keburukan bagi Orang-Orang Musyrik 662
59. Mendoakan Orang-Orang Musyrik 670
60. Ucapan Nabi SAW, “Ya Allah, Ampunilah apa yang telah Aku Kerjakan dan Apa yang Aku Tangguhkan.” 672
61. Berdoa di Waktu (yang Dikabulkan) yang Ada pada Hari Jum’at 679
62. Sabda Nabi SAW, “Doa kita terhadap orang-orang Yahudi dikabulkan, sedangkan doa mereka terhadap kita tidak dikabulkan.” 682
63. Ucapan “Aamiin” 684
64. Keutamaan Tahlil (áÇó Åöáóåó ÅöáÇøó Çááåõ) 686
65. Keutamaan Tasbih 703
66. Keutamaan Berdzikir Kepada Allah 711
67. Ucapan áÇó Íóæúáó æóáÇó ÞõæøóÉó ÅöáÇøó ÈöÇááåö  
(Tidak Ada Daya dan Upaya Kecuali dengan [Kehendak]
Allah) 729
68. Allah Mempunyai Seratus Nama Kurang Satu (99) 730
69. Memberi Nasihat dari Waktu ke Waktu 779
Penutup 782

Harga Rp. 147.000,-
--------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar