Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari 29 : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin; editor, Abu Rania -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2008. 716 hlm. ; 23.5 cm
Judul asli : Fathul Baari syarah Shahih Al Bukhari ISBN 978-602-8439-03-9
1. Hadis Bukhari -- Kumpulan 2. Akhlak. I. Judul II. Amiruddin III. Abu Rania
297.221
Desain Cover : A & M Desain
Cetakan : Pertama, Maret 2009
Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
E-Mail: pustaka.azzam@gmail.com http://www.pustakaazzam.com
Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.
78. KITAB Adab 2
1. Berbakti (kepada Kedua Orangtua) dan Mempererat Hubungan
Kekeluargaan 2
2. Siapakah yang Paling Berhak Mendapatkan Perlakuan Baik? 6
3. Tidak Berjihad kecuali atas Izin Kedua Orangtua 13
4. Seseorang tidak (Boleh) Mencaci-Maki Kedua Orangtuanya 14
5. Dikabulkannya Doa Orang yang Berbakti kepada Kedua Orangtuanya 17
6. Durhaka kepada Kedua Orangtua termasuk Dosa Besar 21
7. Menjalin Hubungan Baik dengan Orangtua yang Musyrik 46
8. Perempuan Menjalin Hubungan Baik dengan Ibunya sementara Dia Memiliki Suami 48
9. Menjalin Hubungan Baik dengan Saudara Laki-laki yang Musyrik 50
10. Keutamaan Mempererat Hubungan Kekeluargaan 51
11. Dosa Orang yang Memutuskan 52
12. Orang yang Dilapangkan Rezekinya karena Mempererat Hubungan Kekeluargaan 54
13. Barangsiapa Menyambung Hubungan Kekeluargaan Niscaya Allah
Akan Menyambung Untuknya 59
14. Hubungan Kekeluargaan Dijalin dengan Jalinannya 67
15. Orang yang Mempererat Hubungan Kekeluargaan bukanlah yang Membalas Jasa 81
16. Orang yang Mempererat Hubungan Kekeluargaannya pada saat Musyrik, kemudian Masuk Islam 84
17. Orang yang Membiarkan Anak Perempuan Kecil Orang lain hingga Bermain dengannya atau Menciumnya atau Bercanda dengannya 88
18. Belas Kasih terhadap Anak, Menciumnya, dan Merangkulnya 91
19. Allah Menjadikan Kasih Sayang itu Seratus Bagian 110
20. Membunuh Anak karena Khawatir akan Makan Bersamanya 116
21. Meletakkan Anak Kecil di Pangkuan 117
22. Meletakkan Anak Kecil di atas Paha 117
23. Memelihara Ikatan Persahabatan adalah Sebagian dari Iman 121
24. Keutamaan Orang yang Menanggung Anak Yatim 124
25. Orang yang Berusaha untuk Mengurus para Janda 127
26. Orang yang Berusaha Untuk Mengurus Orang-orang Miskin 128
27. Kasih Sayang Manusia dan Hewan 129
28. Berwasiat tentang Tetangga 140
29. Dosa Orang yang Tetangganya tidak Merasa Aman dari
Gangguannya/keburukannya 146
30. Janganlah Seorang Tetangga Menganggap Remeh Pemberian Tetangganya 152
31. Barangsiapa Beriman kepada Allah dan Hari Akhir maka Jangan Menyakiti Tetangganya 154
32. Hak Tetangga pada Pintu yang Paling Dekat 160
33. Setiap yang Ma’ruf adalah Sedekah 161
34. Perkataan yang Baik 166
35. Lemah-lembut dalam Semua Urusan 167
36. Orang-orang Mukmin Saling Tolong Menolong 170
37. Firman Allah, 176
38. Nabi SAW Bukan Orang yang Keji dan Bukan Pula Orang yang
Suka Berbuat Keji 178
39. Akhlak yang Baik, Sifat Dermawan, dan Apa yang tidak Disukai
dari sifat Bakhil (kikir) 189
40. Bagaimana seharusnya Seseorang bersama Keluarganya? 207
41. Kecintaan dari Allah 209
42. Cinta karena Allah 214
43. Firman Allah, 215
44. Apa yang Dilarang Dari Mencaci dan Melaknat 218
45. Diperbolehkan Menyebut-nyebut Manusia, seperti mengatakan,
‘Tinggi’ dan ‘Pendek’. Nabi SAW bersabda, “Apa yang
dikatakan dzul yadaian (pemilik dua tangan panjang)?” dan
Apa yang tidak Dimaksudkan Memperburuk/Menghina Seseorang 231
46. Ghibah (Menggunjing) 234
47. Sabda Nabi SAW, “Sebaik-baik Pemukiman Anshar…” 241
48. Diperbolehkan Mengghibah (Menggunjing) Pelaku Kerusakan
dan Orang-orang yang Dicurigai 242
49. Namimah Termasuk Dosa Besar 244
50. Apa yang Tidak Disukai dari Namimah 246
51. Firman Allah, 249
52. Apa yang Dikatakan tentang Orang yang Bermuka Dua 252
53. Orang yang Mengabarkan kepada Sahabatnya Apa yang Dikatakan tentang Dirinya 256
54. Apa yang tidak Disukai dari Saling Memuji 257
55. Orang yang Memuji Saudaranya tentang Apa yang Dia Ketahui 266
56. Firman Allah, 267
57. Apa yang Dilarang dari saling Dengki dan saling Membelakangi 274
58. Firman Allah 285
59. Apa yang Diperbolehkan dari Prasangka 288
60. Seorang Mukmin Menutupi (Aib) Dirinya 290
61. Angkuh/Sombong 301
62. Tidak Berbicara Ketika bertemu 308
63. Apa yang Diperbolehkan Memboikot Pelaku Maksiat 327
64. Apakah Seseorang Mengunjungi Saudaranya Setiap Hari atau
Pagi dan Sore? 330
65. Berkunjung, dan Orang yang Mengunjungi Suatu Kaum, lalu Makan diTempat Mereka 333
66. Menghias Diri untuk Menyambut Para Utusan 337
67. Persaudaraan dan Persekutuan 339
68. Tersenyum dan Tertawa 344
69. Firman Allah, 359
70. Perilaku yang Shalih 366
71. Sabar Menghadapi Gangguan 371
72. Orang yang tidak Mengecam Manusia secara Langsung 377
73. Barangsiapa Mengafirkan Saudaranya tanpa Penakwilan, maka Keadaannya seperti yang Dia Katakan 382
74. Orang yang tidak Mengafirkan Siapa yang Mengatakan Hal Itu Berdasarkan Penakwilan atau Kebodohan 386
75. Dibolehkan Marah dan Bersikap Tegas Berkenaan dengan
Urusan Allah 390
76. Waspada terhadap Marah 395
77. Malu 403
78. Apabila Engkau Tidak Malu, Maka Lakukan Sesukamu 410
79. Tidak Boleh Malu terhadap Kebenaran untuk Memahami Agama 412
80. Sabda Nabi SAW, “Permudahlah dan Jangan Mempersulit.”
Beliau SAW Suka Memperingan dan Mempermudah bagi Manusia 414
81. Bersikap Ramah kepada Manusia dan Bercanda dengan Keluarga 420
82. Menyiasati Manusia 424
83. Seorang Mukmin tidak Disengat Dua Kali dari Satu Lubang 429
84. Hak Tamu 435
85. Memuliakan Tamu dan Melayaninya Langsung 436
86. Membuat Makanan dan Memaksakan Diri untuk Tamu 445
87. Tidak Disukai Marah dan Panik di Sisi Tamu 447
88. Perkataan Tamu Kepada Temannya, “Demi Allah, Aku tidak
Makan hingga Engkau Makan.” 449
89. Memuliakan yang Lebih Tua, dan yang Tua Lebih dahulu
Berbicara dan Bertanya 451
90. Syair, Rajaz, dan Hudaa‘ yang Diperbolehkan dan yang tidak
Disukai 455
91. Mencaci-maki Orang-orang Musyrik 487
92. Tidak Disukai Jika yang Dominan Pada Seseorang Adalah Sya’ir sehingga Menghalanginya untuk Dzikir Kepada Allah, Ilmu, dan
Al Qur`an 494
93. Sabda Nabi SAW, ‘Taribat Yamiinuka’ (Berdebu tangan kananmu), ‘Aqraa (Menjadi Mandul), dan halqaa (Binasalah)’. 501
94. Tentang Perkataan “Mereka Mengklaim.” 503
95. Tentang Perkataan Seseorang, “Wailaka (Celaka Engkau).” 505
96. Tanda-tanda Cinta kepada Allah 523
97. Perkataan Seseorang kepada Orang lain, “Ikhsa’.” 534
98. Perkataan Seseorang, “Marhaban” (Selamat Datang) 539
99. Manusia Dipanggil dengan Menyebut Bapak Mereka 542
100. Tidak Mengatakan “Khabutsat Nafsi” (Jiwaku Buruk) 544
101. Jangan Mencaci Maki Masa 547
102. Sabda Nabi SAW, “Sesungguhnya ‘Al Karm’ adalah Hati
Seorang Mukmin.” 553
103. Perkataan Seseorang, “Bapakku dan Ibuku sebagai Tebusanmu”. 559
104. Perkataan Seseorang, “Allah Telah Menjadikanku sebagai
Tebusanmu.” 561
105. Nama yang Paling Disukai Allah 565
106. Sabda Nabi SAW, “Berilah Nama dengan Namaku dan
Jangan Memberi Nama Panggilan dengan Nama
Panggilanku.” 570
107. Nama ‘Hazn’ (Kasar) 578
108. Merubah Nama Menjadi yang Lebih Baik 582
109. Orang yang Memberi Nama dengan Nama Para Nabi 589
110. Memberi Nama “Al Walid” 598
111. Orang yang Memanggil Sahabatnya, lalu Mengurangi Satu Huruf
dari Namanya 602
112. Kunyah (Nama Panggilan) Bagi Anak Kecil dan sebelum
Dilahirkan Anak untuk Seseorang 604
113. Memakai Nama Panggilan ‘Abu Turab’ Meskipun Memiliki
Nama Panggilan yang Lain 619
114. Nama yang Paling Dibenci Allah 623
115. Nama Panggilan bagi Orang Musyrik 631
116. Ma’aridh telah Mencukupi daripada Berdusta 639
117. Perkataan Seseorang Terhadap Sesuatu, “Bukan Sesuatu” dan
Dia Meniatkan Makna “Ia Tidaklah Benar.” 644
118. Mengangkat Pandangan ke Langit 646
119. Orang yang Menusukkan Kayu di Air dan Tanah Becek 649
120. Seseorang Menusukkan Sesuatu Ditangannya ke Tanah 652
121. Mengucapkan Takbir dan Tasbih ketika Takjub 653
122. Larangan Melakukan Khazf 658
123. Mengucapkan Pujian bagi Orang yang Bersin 658
124. Mendoakan Orang yang Bersin apabila Dia Memuji Allah 669
125. Apa yang Disukai dari Bersin dan Apa yang tidak Disukai dari Menguap 681
126. Bagaimana Mendoakan Orang yang Bersin? 684
127. Orang yang Bersin tidak Didoakan Jika tidak Memuji Allah 691
128. Apabila Seseorang Menguap, Hendaknya Meletakkan Tangannya
di Atas Mulutnya 695
Penutup 699
Harga Rp. 133.000,-
-------------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar