Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari 28 : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin; editor, Abu Rania -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2008. 956 hlm. ; 23.5 cm
Judul asli : Fathul Baari syarah Shahih Al Bukhari ISBN 978-602-8067-81-2
1. Hadis Bukhari -- Kumpulan 2. Akhlak. I. Judul II. Amiruddin III. Abu Rania
297.221
Desain Cover : A & M Desain
Cetakan : Pertama, Desember 2008
Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
E-Mail:pustaka_azzam@telkom.net
http//www.pustakaazzam.com
Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.
75. KITAB ORANG SAKIT 1
1. Kafarat Sakit 2
2. Sakit Keras 26
3. Orang yang Paling Berat Cobaannya adalah Para Nabi, kemudian
yang lebih Utama, Lalu yang Utama 28
4. Kewajiban Menjenguk Orang Sakit 32
5. Menjenguk Orang yang Pingsan 36
6. Keutaman Orang yang Sakit Ayan (epilepsy) karena Angin 38
7. Keutamaan Orang yang Kehilangan Penglihatan (Buta) 42
8. Perempuan Menjenguk Laki-laki 47
9. Menjenguk Anak-anak 50
10. Menjenguk Orang Arab Badui 52
11. Menjenguk Orang Musyrik 55
12. Apabila Seseorang Menjenguk Orang Sakit, lalu Waktu Shalat Tiba, Maka Dia Shalat Berjamaah Mengimami Mereka 56
13. Meletakkan Tangan Pada Orang Sakit 57
14. Apa yang Dikatakan kepada Orang yang Sakit dan Apa Jawabannya 61
15. Menjenguk Orang yang Sakit Sambil Berkendaraan, Berjalan, dan Membonceng di atas Keledai 63
16. Diperbolehkan bagi yang Sakit untuk Mengatakan, “Aku Sakit”
atau “Alangkah Sakitnya Kepalaku” atau “Sakitku Sangat Keras”. 66
17. Perkataan Orang yang Sakit, “Berdirilah Dari Sisiku”. 76
18. Orang yang Membawa Anak Kecil yang Sakit Untuk Didoakan 79
19. Orang Sakit yang Mengharapkan Kematian 80
20. Doa Orang yang Menjenguk Orang Sakit 93
21. Berwudhu Bagi yang Menjenguk Orang Sakit 97
22. Orang yang Mendoakan agar Wabah dan Demam Diangkat 97
Penutup 100
KITABUTH-THIBBI
76. KITAB PENGOBATAN 103
1. Allah Tidak Menurunkan Suatu Penyakit Melainkan Menurunkan
Obat Penyembuh untuknya 105
2. Apakah Laki-laki Boleh Mengobati Perempuan dan Perempuan
Boleh Mengobati Laki-laki? 110
3. Kesembuhan itu ada pada Tiga Hal 111
4. Berobat dengan Madu 119
5. Berobat dengan Air Susu Onta 125
6. Berobat dengan Air Kencing Onta 130
7. Al Habbat As-Suauda‘ (Jinten Hitam) 132
8. Talbinah Untuk Orang Sakit 140
9. Memasukkan Obat Lewat Hidung 145
10. Memasukkan Qusthul hindi (Cendana India) dan Qusthul Bahri (Cendana Laut) Lewat Hidung 145
11. Kapan Waktu Berbekam? 150
12. Berbekam Saat Safar dan Ihram 153
13. Berbekam karena Penyakit 154
14. Berbekam di Kepala 158
15. Bekam karena Sakit Kepala Sebelah dan Pusing 161
16. Mencukur Rambut karena ada Gangguan (penyakit) di Kepala 165
17. Orang yang Berobat atau Mengobati Orang Lain dengan Kay dan Keutamaan Orang yang tidak Berobat dengan Kay 166
18. Itsmid (Batu Celak) dan Celak karena Sakit Mata 174
19. Penyakit Kusta 178
20. Mannu adalah Obat Penyembuh untuk Sakit Mata 192
21. Laduud 201
22. Bab 203
23. ‘Udzrah 205
24. Obat untuk Orang yang Sakit Perut 208
25. Tidak Ada Shafar, dan Ia Adalah Penyakit yang Menyerang Perut 216
26. Radang Selaput Paru-paru 219
27. Membakar Tikar Untuk Menahan Keluarnya Darah 225
28. Demam itu termasuk Hembusan (panas) Jahannam 227
29. Orang yang Keluar dari Negeri yang Tidak Cocok 238
30. Tha’un 240
31. Pahala Orang yang Bersabar ketika terjadi Thaa’uun 280
32. Ruqyah dengan Al Qur`an dan Mu’awwidzaat 289
33. Ruqyah dengan Surah Al Faatihah 299
34. Syarat-syarat dalam Ruqyah dengan Surah Al Faatihah 302
35. Ruqyah karena‘Ain 305
36. ‘Ain Adalah Haq (Benar Adanya) 317
37. Ruqyah karena Gigitan Ular dan Kalajengking 325
38. Ruqyah Nabi SAW 326
39. Menghembus dalam Melakukan Ruqyah 335
40. Orang yang Meruqyah Mengusap Tempat yang Sakit dengan
Tangan Kanannya 342
41. Perempuan Meruqyah Laki-laki 343
42. Orang yang Tidak Melakukan Ruqyah 344
43. Thiyarah 348
44. Fa’l 352
45. Tidak Ada Haamah 358
46. Perdukunan 359
47. Sihir 377
48. Syirik dan Sihir Termasuk Perkara yang Membinasakan 412
49. Apakah Seseorang Boleh Minta Mengeluarkan Sihir? 414
50. Sihir 424
51. Sebagian dari Bayaan (Kata-kata Indah) adalah Sihir 428
52. Mengobati Sihir dengan Kurma Ajwah 432
53. Tidak Ada Haamah 440
54. Tidak Ada ‘Adwaa 447
55. Nabi SAW Diracun 451
56. Minum Racun, Berobat dengannya, dan Apa yang Ditakutkan
darinya serta Berobat dengan Sesuatu yang Buruk 459
57. Air Susu Keledai Betina 464
58. Apabila Lalat Jatuh dalam Bejana 467
Penutup 475
KITABUL-LIBAS
77. KITAB PAKAIAN 477
1. Firman Allah, 477
2. Orang yang Menyeret Sarungnya tanpa Disertai Kesombongan 484
3. Menyingsingkan Kain 487
4. Apa yang Di Bawah Kedua Mata Kaki, Maka Ia Di Neraka 489
5. Orang yang Menyeret Kainnya karena Sombong 493
6. Sarung yang Memiliki Rumbai 515
7. Selendang 517
8. Memakai Gamis 519
9. Jaib Gamis di Dekat Dada dan Selainnya 524
10. Orang yang Memakai Jubah yang Sempit Lengannya saat
Bepergian 527
11. Memakai Jubah Bulu (Wool) dalam Peperangan 529
12. Qaba‘ dan Farruj Sutera dan Ia Adalah Qaba‘. Dikatakan, Farruj
adalah Pakaian yang Memiliki Belahan di Bagian Belakang 530
13. Burnus (Pakaian Sejenis Mantel Bertudung Kepala) 539
14. Celana 541
15. Sorban 543
16. Taqannu’ (Menutup Kepala dan Sebagian Wajah) 545
17. Mighfar (Topi Besi) 551
18. Burdah, Hahabarh, dan Syamlah 552
19. Kisaa‘ dan Khamishah 557
20. Memakai Kain dengan Cara Shamma‘ 560
21. Ihtibaa‘ Mengenakan Satu Kain 563
22. Khamishah Hitam 564
23. Pakaian Hijau 571
24. Pakaian Putih 575
25. Memakai Sutera Bagi Laki-laki dan Batasan yang Diperbolehkan 578
26. Menyentuh Sutera tanpa Memakai 601
27. Menjadikan Sutera sebagai Alas 604
28. Memakai Qassiy (Kain Bergaris Sutera) 606
29. Keringanan bagi Laki-laki untuk Memakai Sutera karena Penyakit
Gatal-gatal 615
30. Sutera Bagi Perempuan 617
31. Nabi SAW Bersikap Luwes dalam Hal Pakaian dan Alas (Tikar) 636
32. Apa yang Didoakan Bagi Orang yang Memakai Pakaian Baru 642
33. Larangan Memakai Za’faran bagi Kaum Laki-laki 645
34. Kain yang Diberi Za’faran 648
35. Pakaian Merah 649
36. Mitsarah Merah 654
37. Sandal Sibtiyah dan Selainnya 657
38. Memulai yang Kanan ketika Memakai Sandal 662
39. Tidak Berjalan Memakai Satu Sandal 663
40. Melepas Sandal Sebelah Kiri 669
41. Dua Qibal pada Sandal dan Orang yang Berpendapat Satu Qibal
adalah Urusan yang Luas 671
42. Kemah Merah yang Terbuat dari Kulit 674
43. Duduk di atas Tikar dan yang Sepertinya 676
44. Pakaian yang Diberi Kancing Emas 679
45. Cincin Emas 681
46. Cincin Perak 689
47. Bab 689
48. Mata Cincin 700
49. Cincin Besi 703
50. Mengukir Cincin 706
51. Cincin di Jari Kelingking 709
52. Membuat Cincin untuk Dijadikan Cap atau Menulis Surat Kepada
Ahli Kitab dan Lainnya 710
53. Orang yang Menjadikan Mata Cincin pada Bagian dalam Telapak Tangannya 712
54. Sabda Nabi SAW, “Janganlah Diukir seperti Ukiran
Cincinnya.” 719
55. Apakah Ukiran Cincin itu Dijadikan Tiga Baris? 721
56. Cincin Bagi Perempuan dan Aisyah Memiliki Cincin-cincin Emas 726
57. Kalung dan Sikhab 728
58. Meminjam Kalung 729
59. Anting untuk Perempuan 730
60. Sikhaab (Kalung) untuk Anak-anak 732
61. Laki-laki yang Menyerupai Perempuan dan Perempuan yang Menyerupai Laki-laki 733
62. Mengeluarkan Laki-laki yang Menyerupai Perempuan dari Rumah 736
63. Menggunting Kumis 740
64. Memotong Kuku 783
65. Membiarkan Jenggot 790
66. Tentang Uban 791
67. Memberi warna (Menyemir) 799
68. Keriting 804
69. Memilin Rambut 817
70. Menyisir Rambut Belah Dua 820
71. Jambul 826
72. Qaza‘ (Mencukur Sebagian Rambut dan Meninggalkan Sebagian) 828
73. Istri Memakaikan Wangi-Wangian kepada Suaminya dengan
Kedua Tangannya 834
74. Wangi-Wangian di Kepala dan Jenggot 836
75. Menyisir 837
76. Perempuan yang Haid Merapikan Rambut Suaminya 840
77. Merapikan Rambut dan Mendahulukan yang Kanan 841
78. Tentang Misk (Kesturi) 843
79. Wangi-Wangian yang Disukai 847
80. Orang yang Tidak Menolak Wangi-Wangian 849
81. Dzarirah 851
82. Perempuan yang Menjarangkan Gigi untuk Kecantikan 853
83. Menyambung Rambut 859
84. Perempuan-perempuan yang Mencabut Bulu Wajah 871
85. Perempuan-perempuan yang Menyambung Rambut 873
86. Perempuan yang Membuat Tato 877
87. Perempuan yang Minta Ditato 879
88. Gambar 882
89. Siksa Pada Hari Kiamat Bagi Orang-orang yang Membuat Gambar 888
90. Merobohkan Gambar-gambar 895
91. Gambar yang Diinjak 901
92. Orang yang Tidak Menyukai Duduk di atas Gambar 908
93. Shalat Memakai Pakaian yang Bergambar adalah Makruh 914
94. Malaikat Tidak Masuk Rumah yang Ada Gambarnya 915
95. Orang yang Tidak Masuk Rumah yang ada Gambarnya 919
96. Orang yang Melaknat Pembuat Gambar 920
97. Orang yang Membuat Gambar Dibebani pada Hari Kiamat untuk Meniupkan Ruh Padanya Sementara Dia Tidak Bisa Melakukannya 921
98. Membonceng di Atas Hewan Tunggangan 927
99. Tiga Orang di Atas Hewan Tunggangan 928
100. Pemilik Hewan Membawa Orang Lain di Hadapannya 931
101. Membonceng Laki-laki Di Belakang Laki-laki 934
102. Perempuan Membonceng Di Belakang Laki-laki Mahramnya 936
103. Telentang dan Meletakkan Satu Kaki di Atas yang Lainnya 939
Penutup 940
Harga Rp. 179.000,-
-------------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar