Laman

Senin, 27 Desember 2010

Fathul Baari jil. 4

Perpustakaan Nasional RI: Data Katalog Terbitan (KDT)

Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari syarah : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafidz Ibnu Hajar
Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin, Lc. -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2003. 796 hlm. ; 23.5 cm

Judul asli : Fathul Baari syarah Shahih Al Bukhari. ISBN 979-3002-10-7

Penerjemah :Amiruddin, Lc.
Editor :Abu Rania, Lc.
Titi Tartilah, S. Ag
Desain Cover : DEA Grafis
Cetakan :Pertama, Juni 2003
Kedua, Juni 2004 
Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
http://www.pustakaazzam.com E-Mail:pustaka.azzam@gmail.com

Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.

Daftar Isi


Daftar Isi vii

KITAB ADZAN

KITAB ADZAN 1
  1. Permulaan Adzan dan Firman Allah 2
  2. Adzan Dua Kali-Dua Kali 16
  3. Iqamah Satu Kali Kecuali lafazh (                 ) 20
  4. Keutamaan Adzan 23
  5. Mengeraskan Suara Adzan 30
  6. Jaminan Keamanan dari Pertumpahan Darah Karena Adzan 36
  7. Apa Yang Diucapkan Saat Mendengar Adzan 39
  8. Doa Ketika Adzan 50
  9. Undian Untuk Adzan 54
10. Berbicara Saat Adzan 59
11. Adzannya Orang Buta Apabila Ada Yang Memberitahukan
Kepadanya 65
12. Adzan Setelah Fajar 70
13. Adzan Sebelum Fajar 76
14. Berapa Lama Antara Adzan dan Qamat serta Orang Yang 
Menunggu Qamat 82
15. Orang Yang Menunggu Qamat 90
16. Di Antara Setiap Dua Adzan (Adzan dan Qamat)
Terdapat Shalat Bagi yang Ingin Melaksanakannya 92
17. Orang Yang Mengatakan, “Hendaklah Satu Muadzdzin Saja 
yang Mengumandangkan Adzan Saat dalam Safar 
(bepergian).” 92
18. Adzan dan Qamat Bagi Para Musafir Apabila Mereka 
Rombongan, demikian Pula Halnya di Arafah dan Jam’, dan Perkataan Muadzdzin “Shalatlah di Tempat-tempat Kalian 
Ketika Malam Dingin Atau Hujan.” 95
19. Apakah Muadzdzin Mengikuti Mulutnya ke sini dan ke situ, 
serta Apakah Ia Menoleh Saat Adzan? 103
20. Bab Perkataan Seseorang, “Shalat Telah Luput Dari Kami” 110
21. Tidak Tergesa-Gesa Menuju Shalat dan Hendaklah Perlahan-
lahan serta Tenang 113
22. Kapan Manusia Berdiri Apabila Melihat Imam Pada Waktu
Qamat Dikumandangkan? 120
23. Tidak Pergi untuk Shalat dengan Tergesa-Gesa. Hendaknya 
Berdiri dengan Perlahan dan Tenang 123
24. Apakah Keluar Dari Masjid karena Suatu Sebab? 125
25. Apabila Imam Berkata, “Tetaplah Di Tempat Kalian Hingga 
Aku Kembali”, Maka Mereka Menunggunya 129
26. Perkataan Seseorang, “Kita Tidak Shalat” 130
27. Imam Mempunyai Keperluan Setelah Qamat 132
28. Berbicara Ketika Qamat Telah Dilakukan 135

Bab-Bab Tentang Shalat Jamaah dan Imam
29. Kewajiban Shalat Jamaah 136
30. Keutamaan Shalat Berjamaah 153
31. Keutamaan Shalat Fajar dengan Berjamaah 172
32. Keutamaan Pergi Pagi Untuk Shalat Zhuhur 177
33. Mengharapkan Pahala dari Langkah-langkah 179
34. Keutamaan Shalat Isya‘ Berjamaah 183
35. Dua Orang dan Lebih termasuk Jamaah 185
36. Orang yang Duduk di Masjid Menunggu Shalat, dan 
Keutamaan Masjid 187
37. Keutamaan Orang yang Pergi Ke Masjid dan Kembali 206
38. Apabila Qamat Untuk Shalat Telah Dilakukan Maka Tidak 
Ada Shalat Kecuali Shalat Fardhu 207
39. Batasan Orang yang Sakit Untuk Menghadiri Shalat Jamaah 214
40. Keringanan untuk Shalat di Tempat Tinggal Saat Turun Hujan 
dan Karena Suatu Halangan 231
41. Apakah Imam Shalat dengan Orang-orang yang Telah Hadir? Apakah Imam Berkhutbah pada Hari Jum’at Saat Hujan 
Turun? 232
42. Apabila Makanan Telah Siap (Dihidangkan) dan Qamat Untuk Shalat Telah Dilakukan 237
43. Apabila Imam Diseru Untuk Shalat Sedangkan di Tangannya 
ada Sesuatu yang Ia Makan 245
44. Barangsiapa yang Sedang Mengerjakan Kebutuhan 
Keluarganya Lalu Qamat Untuk Shalat Dilakukan Maka Ia 
Keluar (Untuk Shalat) 246
45. Orang yang Mengimami Shalat, Dengan Maksud Mengajari 
cara Shalat yang Dipraktikkan Nabi SAW dan Sunnahnya 248
46. Ahli Ilmu dan yang Memiliki Keutamaan Lebih Berhak 
Menjadi Imam 250
47. Orang yang Berdiri di Samping Imam Karena Suatu 
Halangan 255
48. Orang Yang Masuk Untuk Menjadi Imam Shalat, Lalu Datang Imam Tetap, Maka yang Pertama Mundur Atau Tidak Shalat Tetap Dianggap Sah 256
49. Apabila Mereka Sama Dalam Hal Bacaan maka yang Menjadi Imam Adalah yang Paling Tua di Antara Mereka 267
50. Apabila Imam (Pemimpin) Mengunjungi Suatu Kaum Lalu 
Mengimami Mereka 273
51. Sesungguhnya Dijadikannya Imam Adalah Untuk Diikuti 274
52. Kapan Sujud Orang yang Berada di Belakang Imam? 301
53. Dosa Orang yang Mengangkat Kepalanya Sebelum Imam 306
54. Mengangkat Budak dan Mantan Budak Sebagai Imam 311
55. Apabila Imam Tidak Menyempurnakan (Shalat) Sementara 
Orang yang Di belakangnya Menyempurnakannya 319
56. Mengangkat Orang yang Terfitnah serta Pelaku Bid’ah 
Sebagai Imam 322
57. Berdiri di Samping Kanan Imam dengan Posisi Sejajar 
Apabila Hanya Dua Orang 328
58. Apabila Seseorang Berdiri di sebelah Kiri Imam, Lalu Imam Memindahkannya ke Sebelah Kanannya, maka Shalat 
Keduanya Tidak Batal 330
59. Apabila Imam Tidak Berniat Untuk Mengimami, lalu 
Orang-orang Datang dan Ia Mengimami Mereka 331
60. Apabila Imam Memperpanjang (Shalat) Sementara Seseorang Memiliki Kepentingan, Lalu Ia Keluar dan Shalat 333
61. Imam Meringankan Shalat Saat Berdiri dan Menyempurnakan Ruku’ serta Sujud 351
62. Jika Seseorang Shalat Sendirian, Hendaknya ia Memanjangkan Shalatnya Sesuai Kehendaknya 356
63. Orang yang Mengadukan Imamnya Apabila Memperpanjang (Shalat) 358
64. Mempersingkat Shalat dan Menyempurnakannya 362
65. Orang yang Mempersingkat Shalat Ketika Mendengar 
Tangisan Anak Kecil 363
66. Jika Sudah Melaksanakan Shalat Lalu Mengimami Suatu 
Kaum (jamaah) 367
67. Orang yang Memperdengarkan Takbir Imam Kepada Manusia (Jamaah) 368
68. Seseorang Bermakmum Kepada Seorang Imam Lalu Orang 
Lain Bermakmum Kepadanya 370
69. Apakah Imam Menuruti Perkataan Manusia Apabila Ia Ragu? 374
70. Apabila Imam Menangis Saat Shalat 375
71. Meratakan Shaf (barisan) Saat Qamat dan Sesudahnya 378
72. Imam Menghadap Manusia (Makmum) Saat Meratakan Shaf 381
73. Shaf Pertama 382
74. Meluruskan Shaf Termasuk Kesempurnaan Shalat 383
75. Dosa Orang yang Tidak Menyempurnakan Shaf 386
76. Menempelkan Bahu Dengan Bahu dan Kaki Dengan Kaki 
Dalam Shaf 389
77. Apabila Seorang Laki-laki Berdiri di Samping Kiri Imam dan Dipindahkan oleh Imam dari Belakangnya ke Sebelah 
Kanannya maka Shalatnya Sempurna 391
78. Wanita Seorang Diri Dianggap Satu Shaf 393
79. Bagian Kanan Masjid dan Imam 395
80. Apabila Antara Imam dan Makmum Terdapat Tembok Atau Pembatas 396
81. Shalat Malam 399

Bab-Bab Tentang Sifat Shalat
82. Mewajibkan Takbir dan Membuka Shalat (Iftitah) 403
83. Mengangkat Kedua Tangan Pada Takbir Pertama Bersamaan Dengan Pembukaan (iftitah) 409
84. Mengangkat Kedua Tangan Apabila Takbir, Saat Ruku’ dan 
Ketika Bangkit (I’tidal) 413
85. Sampai Di mana Mengangkat Kedua Tangan? 418
86. Mengangkat Kedua Tangan Apabila Berdiri Dari Rakaat 
Kedua 420
87. Meletakkan Tangan Kanan di Atas Tangan Kiri 427
88. Khusyu’ Dalam Shalat 430
89. Apa Yang Diucapkan Setelah Takbir 434
90. Bab 446
91. Melihat Kepada Imam Dalam Shalat 448
92. Melihat Ke Langit Dalam Shalat 451
93. Menoleh Ketika Shalat 453
94. Apakah Orang yang Sedang shalat Boleh Menoleh Karena 
Adanya Kejadian Atau Melihat Sesuatu Maupun Dahak 
di Arah Kiblat? 456
95. Kewajiban Membaca Bagi Imam dan Makmum pada Semua 
Shalat Baik Ketika Mukim Maupun Safar (bepergian), serta 
apa (Bacaan) yang Dikeraskan dan yang Tidak 458
96. Bacaan Dalam Shalat Zhuhur 480
97. Bacaaan dalam Shalat Ashar 486
98. Bacaan Dalam Shalat Maghrib 487
99. Mengeraskan Bacaan dalam Shalat Maghrib 491
100. Mengeraskan Bacaan dalam Shalat Isya` 498
101. Membaca Ayat Sajdah dalam Shalat Isya` 500
102. Bacaan Dalam Shalat Isya` 500
103. Memperpanjang (Bacaan) Dalam Dua Rakaat Pertama dan
Menghilangkan Pada Dua Rakaat Terakhir 501
104. Bacaan Dalam Shalat Fajar (Subuh) 502
105. Mengeraskan Bacaan dalam Shalat Fajar 506
106. Mengumpulkan Dua Surah Dalam Satu Rakaat, Membaca 
Akhir Surah, Satu Surah Sebelum Yang Satunya, dan 
Membaca Bagian Awal Surah 512
107. Membaca Surah Al Faatihah Pada Dua Rakaat Terakhir 529
108. Orang yang Membaca dengan Pelan Dalam Shalat Zhuhur 
dan Ashar 530
109. Apabila Imam Memperdengarkan [Bacaan] Ayat 530
110. Memperpanjang Rakaat Pertama 531
111. Imam Mengeraskan Ucapan Amiin 532
112. Keutamaan Mengucapkan Amiin 545
113. Makmum Mengeraskan Ucapan Amiin 547
114. Apabila Ruku’ Sebelum Sampai Shaf 550
115. Menyempurnakan Takbir Saat Ruku’ 555
116. Menyempurnakan Takbir Saat Sujud 559
117. Takbir Apabila Berdiri Dari Sujud 562
118. Meletakkan Telapak Tangan Di Atas Lutut Saat Ruku’ 564
119. Apabila Tidak Menyempurnakan Ruku’ 569
120. Meluruskan Punggung Saat Ruku’ 571
121. Batasan Menyempurnakan Ruku’ dan Berlaku Sedang 
Padanya Serta Thuma’ninah 572
122. Perintah Nabi SAW Kepada Orang yang Tidak 
Menyempurnakan Ruku’ Agar Mengulangi Shalatnya 574
123. Doa Ketika Ruku’ 589
124. Apa yang Diucapkan Imam dan Orang yang ada di 
Belakangnya Ketika Mengangkat Kepala dari Ruku’ (I’tidal) 590
125. Keutamaan Ucapan (                        ) 594
126. Bab 597
127. Thuma‘ninah Ketika Mengangkat Kepala dari Ruku’ 607
128. Bergerak Turun dengan Mengucapkan Takbir Ketika Sujud 612
129. Keutamaan Sujud 618
130. Menampakkan Pangkal Lengan dan Merenggangkan (Tangan) Dalam Sujud 623
131. Menghadapkan Ujung Jari-jari Kaki ke Kiblat 627
132. Apabila Tidak Menyempurnakan Sujud 628
133. Sujud Di atas Tujuh Tulang 628
134. Sujud Dengan Menggunakan (di atas) Hidung 634
135. Sujud dengan Menggunakan (di atas) Hidung dan Sujud di 
Atas Tanah yang Becek 634
136. Mengikat Pakaian dan Mengencangkannya Serta Orang yang
Mengumpulkan Pakaiannya Jika Khawatir Auratnya akan 
Terbuka 636
137. Tidak Menyingkap Rambut 637
138. Tidak Menyingkap Pakaian Saat Shalat 638
139. Tasbih dan Doa Saat Sujud 638
140. Diam Di Antara Dua Sujud 641
141. Tidak Membentangkan Kedua Lengan Saat Sujud 644
142. Duduk Tegak Pada Rakaat Ganjil Lalu Berdiri 645
143. Bagaimana Bertumpu Di Atas Tanah Apabila Berdiri Dari 
Satu Rakaat 647
144. Bertakbir Saat Bangkit dari Dua Sujud (Rakaat) 649
145. Sunah Duduk Saat Tasyahud (Tahiyat) 653
146. Orang yang Berpendapat Tasyahud Awal Tidak Wajib Karena Nabi SAW Berdiri Dari Dua Rakaat dan Tidak Kembali 666
147. Tasyahud Pertama 668
148. Tasyahud Akhir 669
149. Doa Sebelum Salam 687
150. Doa yang Dipilih Setelah Tasyahud, dan Bukan Suatu 
Kewajiban 696
151. Orang yang Tidak Mengusap Dahi dan Hidungnya Hingga 
Selesai Shalat 702
152. Salam 703
153. Mengucapkan Salam Ketika Imam Salam 705
154. Orang yang Berpendapat Tidak Membalas Salam Imam dan Cukup dengan Salam Shalat 706
155. Dzikir Setelah Shalat 708
156. Imam Menghadap Manusia [Jamaah] Setelah Salam 729
157. Imam Berdiam Sejenak di Tempat Shalatnya Setelah Salam 732
158. Orang Yang Shalat Mengimami Manusia Lalu Ingat Suatu Kebutuhan Maka Ia Melangkahi Mereka 738
159. Berbalik dan Berpaling Dari Arah Kanan dan Kiri 740
160. Tentang Bawang Putih yang Mentah dan Bawang Merah 
Serta Kurrats 743
161. Wudhunya Anak Kecil dan Kapan Mereka Diwajibkan Mandi Serta Bersuci. Kehadiran Mereka Untuk Shalat Jamaah, 
Shalat Dua Hari Raya dan Shalat Jenazah serta tentang 
Shaf-shaf Mereka 756
162. Keluarnya Wanita Ke Masjid-masjid Pada Malam Hari dan Ketika Hari Masih Gelap 764
163. Manusia Menunggu Imam yang Alim Berdiri 771
164. Wanita Shalat di Belakang Laki-laki 776
165. Kaum Wanita Segera Berbalik [Pulang] dari Shalat Subuh 
serta Singkatnya Waktu Mereka di Masjid 777
166. Wanita Minta Izin Kepada Suaminya Untuk Keluar ke 
Masjid 777
Wanita Shalat di Belakang Laki-Laki 778
Penutup 779

Harga Rp. 119.000,-
---------------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar