Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari syarah : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafidz Ibnu Hajar
Al Asqalani ; penerjemah, Team Azzam, Amiruddin, Lc. -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2003.
504 hlm. ; 23.5 cm
Judul asli : Fathul Baari syarah Shahih Al Bukhari.
ISBN 979-3002-03-4
ISBN 979-3002-05-0
ISBN 979-3002-06-9
ISBN 979-3002-10-7
ISBN 979-3002-11-7
Penerjemah :Team Azzam
Amiruddin, Lc.
Editor :Abu Rania, Lc.
Titi Tartilah, S. Ag
Desain Cover : DEA Grafis
Cetakan :Pertama, Oktober 2003
Kedua, Juli 2004
Penerbit : USTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat : Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
http://www.pustakaazzam.com E-Mail:pustaka.azzam@gmail.com
Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.
Daftar Isi
Daftar Isi vii
KITABul JUMU’AH
11. KITAB JUM’AT 2
1. Fardhu (kewajiban) Shalat Jum’at 4
2. Keutamaan Mandi pada Hari Jum’at, Apakah Anak Kecil dan Wanita Wajib Melaksanakan Shalat Jum’at? 13
3. Memakai Wangi-wangian ketika Shalat Jum’at 33
4. Keutamaan Hari Jum’at 36
5. Bab 48
6. Memakai Minyak Rambut untuk Shalat Jum’at 50
7. Memakai Pakaian Bagus yang Dimiliki 57
8. Bersiwak Pada Hari Jum’at 59
9. Orang yang Bersiwak dengan Siwak Orang Lain 66
10. Surah yang Dibaca dalam Shalat Subuh di Hari Jum’at 68
11. Shalat Jum’at di Desa dan Kota 74
12. Apakah Bagi Orang yang Tidak Diwajibkan Shalat Jum’at Seperti Wanita dan Anak-anak Juga Diharuskan Mandi? 78
13. Bab 80
14. Keringanan untuk Tidak Menghadiri Shalat Jum’at Ketika
Hujan Lebat 84
15. Apa Dalil Diwajibkannya Shalat Jum’at, dan Kepada Siapa Diwajibkan? 86
16. Waktu Jum’at, Apabila Matahari Sudah Tergelincir 90
17. Ketika Panas Menyengat pada Hari Jum’at 95
18. Berjalan untuk Menghadiri Shalat Jum’at dan Firman Allah, “Maka bersegeralah kalian untuk mengingat Allah.”
(Qs. Al Jumu’ah(62): 9) 97
19. Larangan Memisahkan Dua Orang yang Duduk Berdekatan (dalam masjid) pada Hari Jum’at 105
20. Seseorang Dilarang menyuruh Orang Lain Pindah dan Dia
Menempati Tempat Duduknya Pada Hari Jum’at 107
21. Adzan Pada Hari Jum’at 108
22. Satu Orang Muadzin pada Shalat Jum’at 114
23. Seorang Imam Menjawab Adzan ketika Ia sedang Berada di
Atas Mimbar 115
24. Duduk di Atas Mimbar Ketika Adzan 117
25. Adzan Ketika Khutbah (akan di mulai) 118
26. Khutbah di Atas Mimbar 118
27. Khutbah dengan Berdiri 131
28. Khatib dan Jamaah saling Berhadapan Ketika Khutbah
Berlangsung 134
29. Mengucapkan Amma Ba’du dalam Khutbah Setelah
Memanjatkan Puji Syukur kepada Allah 137
30. Duduk di Antara Dua Khutbah Jum’at 146
31. Mendengarkan dan Mnyimak Khutbah 148
32. Apabila Khatib Melihat Seseorang Baru Datang dan Ia Sedang Berkhutbah, Ia Menyuruhnya untuk Melakukan Shalat Dua Rakaat 150
33. Melaksanakan Shalat Tahiyatul Masjid Dua Rakaat Secara
Singkat Ketika Khutbah Berlangsung 167
34. Mengangkat Kedua Tangan (berdoa) dalam Khutbah 168
35. Doa Istisqa` (minta hujan) dalam khutbah Jum’at 169
36. Diam Ketika Imam Khutbah Jum’at 171
37. Waktu Mustajab Pada Hari Jum’at 177
38. Apabila Manusia Meninggalkan Imam Pada Shalat Jum’at,
maka Shalat Imam dan Orang-orang yang Bersamanya
Tetap Sah 198
39. Shalat Sunah Sebelum dan Setelah Shalat Jum’at 207
40. Firman Allah, “Apabila shalat telah dilaksanakan, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah.” 212
41. Qailulah (tidur [siang] sejenak) Setelah Shalat Jum’at 216
Penutup 217
KITABU SHALATIL KHAUF
12. KITAB SHALAT KHAUF 219
1. Shalat Khauf (Dalam Keadaan Takut) 219
2. Melaksanakan Shalat Khauf dengan Berdiri dan Duduk di Atas Kendaraan (Hewan Tunggangan) 229
3. Sebagian Menjaga yang Lain dalam Shalat Khauf 233
4. Shalat Ketika Menyerang dan Bertemu Musuh 236
5. Shalat di atas Kendaraan dengan Isyarat Ketika Dikejar atau Mengejar Musuh 243
6. Shalat Subuh pada Akhir Malam, serta Shalat Ketika
Menyerang (musuh) dan Ketika Berperang 248
Penutup 250
KITABUL ‘IDAIN
13. KITAB DUA HARI RAYA 252
1. Menghias Diri Pada Dua Hari Raya 252
2. Bermain Pedang dan Perisai Pada Hari Raya 254
3. Hal-hal yang Disunahkan Bagi Umat Islam Pada Dua Hari
Raya (Idul Fitri dan Idul Adha) 269
4. Makan Sebelum Shalat Idul Fitri 272
5. Makan Pada Hari Raya Idul Adha 274
6. Keluar Menuju Mushalla yang Tidak Ada Mimbarnya 278
7. Berjalan dan Berkendaraan Menuju Tempat Shalat Id, dan
Melakukan Shalat Tanpa Adzan dan Iqamah 284
8. Khutbah Setelah Shalat Id (Hari Raya) 291
9. Membawa Senjata Pada Hari Raya, dan Ketika Berada di
Tanah Haram Adalah Mahruh Hukumnya 295
10. Segera Melaksanakan Shalat Id 300
11. Keutamaan Amal (Ibadah) Pada Hari Tasyrik 302
12. Takbir Pada Hari-hari Mina dan Ketika Berangkat Menuju Arafah 313
13. Shalat Menghadap Tombak Pada Hari Raya 318
14. Membawa Tombak di Hadapan Imam Pada Hari Raya 318
15. Keluarnya Para Wanita dan Wanita yang Sedang Haid Menuju Mushalla (tempat shalat) 319
16. Perginya Anak Kecil ke Mushalla 320
17. Imam Menghadap Hadirin Ketika Khutbah Hari Raya 321
18. Tanda pada Mushalla 322
19. Imam Menasihati para Wanita pada Hari Raya 324
20. Apabila Wanita Tidak Memiliki Jilbab untuk Shalat Hari
Raya 331
21. Wanita yang Haid Menjauh dari Mushalla 333
22. Berkurban dan Menyembelih pada Hari Kurban di Mushalla 337
23. Perkataan Imam dan Ma’mum dalam Khutbah Hari Raya dan Jika Imam ditanya tentang sesuatu Hal Ketika Ia sedang
Berkhutbah 337
24. Melewati Jalan yang Berbeda Ketika Pulang dari Shalat Hari Raya 340
25. Apabila Seorang Tidak Mendapatkan Shalat ‘Id Maka
Hendaklah Ia Melaksanakan Shalat Dua Rakaat 343
26. Shalat Sebelum dan Sesudah Shalat ‘Id 349
Penutup 351
KITABUL Witr
14. KITAB WITIR 354
1. Shalat Witir 354
2. Waktu Shalat Witir 383
3. Rasulullah Membangunkan Keluarganya (Istrinya) untuk
Melaksanakan Shalat Witir 387
4. Menjadikan Shalat Witir sebagai Penutup Shalat Malam 389
5. Melakukan Shalat Witir Diatas Hewan Tunggangan 389
6. Melaksanakan Shalat Witir dalam Perjalanan (Shafar) 392
7. Membaca Qunut Sebelum dan Sesudah Ruku’ 394
Penutup 399
KITABUL ISTISQA`
15. KITAB ISTISQA` 401
1. Istisqa` (Mohon Hujan) dan Keluarnya Nabi SAW untuk Melaksanakan Shalat Istisqa` 401
2. Doa Nabi SAW, “Ya Allah jadikanlah tahun-tahun mereka
seperti tahun-tahun (paceklik) yang pernah terjadi pada
masa Nabi Yusuf.” 402
3. Permintaan Manusia Kepada Imam (Pemimpin) untuk
Melakukan Istisqa` ketika Terjadi Kemarau Panjang 406
4. Memindahkan (Merubah Letak) Selendang Ketika Istisqa` 416
5. Balas Dendam Tuhan dengan Menimpakan Kekeringan
terhadap Hambanya apabila Hukum-hukum-Nya Dilanggar 422
6. Shalat Istisqa` di Masjid Jami` 422
7. Istisqa‘ (Memohon Hujan) Pada Khutbah Jum’at Tanpa
Menghadap Kiblat 442
8. Istisqa‘ (Memohon Hujan) di Atas Mimbar 444
9. Orang yang Mencukupkan Dengan Shalat Jum’at dalam
Istisqa‘ (Memohon Hujan) 445
10. Doa Apabila Jalan-jalan Terputus Karena Banyaknya Hujan 445
11. Apa yang Dikatakan bahwa Nabi SAW Tidak Merubah Letak Selendangnya Ketika Istisqa‘ (Memohon Hujan) Pada Hari
Jum’at 447
12. Apabila Orang-orang Memohon Syafaat Kepada Imam
(Pemimpin) Agar Berdoa Meminta Hujan Untuk Mereka,
Maka Imam Tidak Boleh Menolaknya 448
13. Apabila Orang-orang Musyrik Memohon Syafaat Kepada
Kaum Muslimin Saat Terjadi Kemarau 449
14. Doa Apabila Hujan Terlalu Banyak, “Di Sekitar Kami dan Jangan Di Atas Kami.” 457
15. Berdoa Saat Istisqa‘ (Memohon Hujan) Dengan Berdiri 459
16. Mengeraskan Bacaan Pada Shalat Istisqa‘ (Memohon Hujan) 462
17. Bagaimana Nabi SAW Membalikkan Punggungnya Kepada
Manusia 462
18. Shalat Istisqa‘ (Memohon Hujan) Dua Rakaat 463
19. Istisqa‘ (Memohon Hujan) Di Mushalla (Lapangan Terbuka) 464
20. Menghadap Kiblat Saat Istisqa‘ (Memohon Hujan) 465
21. Mengangkat Tangan Bersama Imam Saat [Doa] Istisqa’ 467
22. Imam Mengangkat Tangannya Saat Istisqa‘
(Memohon Hujan) 469
23. Apa yang Dikatakan Apabila Hujan Turun 471
24. Orang yang Membiarkan Dirinya Terkena Hujan Hingga (Air) Menetes di Jenggotnya 475
25. Apabila Angin Bertiup Kencang 477
26. Sabda Nabi SAW, “Aku Ditolong Dengan Angin Timur
(Ash-Shaba).” 478
27. Apa yang Dikatakan Tentang Gempa dan Tanda-tanda
Kebesaran Allah 480
28. Firman Allah Ta’ala, “Kamu (Mengganti) Rezeki (yang Allah Berikan) dengan Mendustakan (Allah).”
(Qs. Al Waaqi’ah(56): 82) 483
29. Tidak Ada yang Mengetahui Kapan Hujan Turun Kecuali
Allah 490
Penutup 491
Harga Rp. 87.000,-
--------------------
Tidak ada komentar:
Posting Komentar