Laman

Senin, 27 Desember 2010

Fathul Baari jil. 6

Perpustakaan Nasional RI: Data Katalog Terbitan (KDT)

Ibnu Hajar Al Asqalani, Al Imam Al Hafizh
Fathul Baari syarah : Shahih Bukhari / Al Imam Al Hafizh Ibnu Hajar
Al Asqalani ; penerjemah, Amiruddin, Lc. -- Jakarta : Pustaka Azzam, 2003. 529 hlm. ; 23.5 cm

Judul asli : Fathul Baari syarah Shahih Al Bukhari.
ISBN 979-3002-03-4
ISBN 979-3002-05-0
ISBN 979-3002-06-9
ISBN 979-3002-10-7
ISBN 979-3002-11-7
ISBN 979-3002-12-3

Penerjemah : Amiruddin, Lc.
Editor : Abu Rania, Lc.
Titi Tartilah, S. Ag
Desain Cover :  DEA Grafis
Cetakan : Pertama, Januari 2004 M
Penerbit : PUSTAKA AZZAM Anggota IKAPI DKI
Alamat :  Jl. Kampung Melayu Kecil III/15 Jak-Sel 12840
Telp : (021) 8309105/8311510
Fax : (021) 8299685
http://www.pustakaazzam.com E-Mail:pustaka.azzam@gnail.com

Dilarang memperbanyak isi buku ini tanpa izin tertulis dari penerbit
All Rights Reserved
Hak terjemahan dilindungi undang-undang.

Daftar Isi


Daftar Isi vii

KITABUL KUSUF

16. KITAB KUSUF (Gerhana) 2
  1. Shalat Saat Terjadi Kusuf (gerhana) Matahari 2
  2. Sedekah Saat Terjadi Gerhana 12
  3. Mengucapkan Ash-Shalatu Jaami’ah Pada Shalat Gerhana 24
  4. Khutbahnya Imam Saat Terjadi Gerhana 25
  5. Apakah Dikatakan Kusuf Atau Khusuf Untuk Gerhana Matahari? 31
  6. Sabda Nabi SAW, “Allah SWT Menakut-nakuti para Hamba-Nya 
Dengan Kusuf (Gerhana)”. 34
  7. Berlindung Dari Siksa Kubur Saat Terjadi Gerhana 40
  8. Lamanya Sujud pada Shalat Gerhana 42
  9. Shalat Gerhana dengan Berjamaah 46
10. Kaum Wanita Shalat Bersama Kaum Laki-laki Saat Terjadi Gerhana 56
11. Orang Yang Senang Membebaskan Budak Saat Terjadi Gerhana Matahari 59
12. Shalat Gerhana Di Masjid 59
13. Matahari Tidak Mengalami Gerhana Karena Kematian atau 
Kelahiran Seseorang 62
14. Dzikir Saat Terjadi Gerhana, Diriwayatkan Oleh Ibnu Abbas RA 64
15. Doa Saat Terjadi Gerhana 67
16. Imam Mengatakan “Amma Ba’du” Pada Khutbah Gerhana 69
17. Shalat Saat Terjadi Gerhana Bulan 69
18. Rakaat Pertama Dalam Shalat Gerhana Lebih Panjang 72
19. Mengeraskan Bacaan Pada Shalat Gerhana 75

KITABU SUJUDIL QUR`AN

17. Kitab Sujud Al QUr`an (Sujud Tilawah) 82 
1. Tentang Sujud Al Qur`an dan Sunnahnya 82
2. Sujud Pada Surah Tanziil As-Sajdah 86
3. Sujud Pada Surah Shaad 86
4. Sujud Pada Surah An-Najm 89
5. Kaum Muslimin Sujud Bersama Kaum Musyrikin, sedangkan Orang Musyrik itu Najis dan Tidak Memiliki Wudhu 90
6. Orang yang Membaca Surah yang Ada Padanya Sujud Tilawah 
Namun Dia Tidak Sujud 93
7. Sujud Pada Surah () 97
8. Orang yang Sujud Karena Sujudnya Orang yang Membaca 98
9. Manusia Berdesakan Apabila Imam Membaca Surah yang Ada 
Padanya Sujud Tilawah 100
10. Orang Yang Berpendapat Bahwa Allah Azza Wa Jalla Tidak Mewajibkan Sujud (Tilawah) 101
11. Orang yang Membaca Ayat Sajdah Dalam Shalat Lalu Ia Sujud 107
12. Orang yang Tidak Mendapati Tempat Untuk Sujud Karena 
Berdesakan 109

KITABU TAQSHIRISH-SHALAH

18. KITAB MENG-QASHAR (MERINGKAS) SHALAT 113
1. Meringkas Shalat dan Lamanya Bermukim yang diperbolehkan 
untuk Meringkas Shalat 113
2. Shalat Di Mina 119
3. Berapa Lamanya Nabi SAW Bermukim Saat Melaksanakan Haji 125
4. Berapa Jarak Diperbolehkannya Meringkas Shalat? Nabi SAW 
Menamakan Satu Hari Satu Malam Sebagai Safar 127
5. Meringkas Shalat Apabila Keluar Dari Tempatnya 135
6. Shalat Maghrib [Tetap] Dilaksanakan Tiga Rakaat Ketika Safar 144
7. Shalat Sunah (Tathawwu’) Di Atas Hewan dan Ke Arah Mana Saja 
Hewan Itu Menghadap 147
8. Memberi Isyarat di Atas Hewan 150
9. Turun (dari Kendaraan) Untuk Melaksanakan Shalat Fardhu 151
10. Shalat Sunah (Tathawwu’) di Atas Keledai 155
11. Orang yang Tidak Mengerjakan Shalat Sunah Sesudah dan Sebelum 
Shalat Fardhu Ketika Bepergian 158
12. Orang yang Mengerjakan Shalat Sunah (Tathawwu’) Saat Safar 
Selain Sesudah dan Sebelum Shalat Fardhu, Nabi SAW 
Mengerjakan Dua Rakaat Fajar Saat Safar 161
13. Menjamak Shalat Maghrib dan Isya‘ Saat Safar 166
14. Apakah Adzan Atau Qamat Dikumandangkan Jika Seseorang 
Ingin Menjama’ Shalat Maghrib dan Isya‘? 170
15. Mengakhirkan Shalat Zhuhur Di Waktu Ashar Apabila Berangkat 
Sebelum Matahari Tergelincir, Sehubungan Dengan Ini Dinukil 
Oleh Ibnu Abbas Dari Nabi SAW 174
16. Apabila Berangkat Setelah Matahari Tergelincir Maka Beliau 
Melaksanakan Shalat Zhuhur Lalu Naik (Kendaraan) 175
17. Shalat dengan Duduk 180
18. Shalat Orang yang Duduk Dengan Isyarat 186
19. Apabila Tidak Mampu Duduk Maka Shalat Berbaring Dengan 
Posisi Miring 189
20. Apabila Seseorang Shalat dengan Duduk Kemudian Merasa 
Sehat (mendapati rasa ringan) Maka Hendaknya Menyempurnakan 
yang Tersisa 194

KITABUT-TAHAJJUD

19. KITAB TAHAJJUD 200
1. Tahajjud Di Malam Hari 200
2. Keutamaan Qiyamul-Lail (Shalat Malam) 211
3. Lama Sujud dalam Qiyamul-Lail (Shalat Malam) 215
4. Orang yang Sakit Tidak Shalat (Malam) 216
5. Anjuran Nabi SAW Terhadap Qiyamul-Lail dan Shalat-shalat Sunah, 
Tanpa Mewajibkannya 222
6. Shalat Nabi SAW di Malam Hari 237
7. Orang yang Tidur Menjelang Fajar (Subuh) 241
8. Orang yang Makan Sahur dan Tidak Tidur Sampai Shalat Subuh 246
9. Lama Berdiri Dalam Shalat Malam 247
10. Bagaimana Shalat Malam Nabi SAW, dan Berapa (rakaat) Biasanya 
beliau SAW Shalat Malam 251
11. Bangunnya Nabi SAW di Malam Hari Serta Shalat Malam yang 
Dihapus 255
12. Ikatan Syetan di Tengkuk Seseorang Apabila Tidak Shalat Malam 262
13. Apabila Seseorang Tidur dan Tidak Shalat, Maka Syetan Kencing 
Di Telinganya 275
14. Doa dan Shalat di Akhir Malam 277
15. Orang yang Tidur di Awal Malam dan Beribadah di Akhir Malam 286
16. Shalat Malam Nabi SAW di Bulan Ramadhan dan Bulan lainnya 288
17. Keutamaan Bersuci dan Shalat Setelah Wudhu di Siang dan Malam 
Hari 291
18. Tidak Disukai Berlebihan dalam Beribadah 297
19. Tidak Disukai Meninggalkan Shalat Malam Bagi yang Biasa 
Melakukannya 301
20. Bab 301
21. Keutamaan Orang yang Terbangun Di Malam Hari Lalu 
Melaksanakan Shalat 306
22. Senantiasa Melaksanakan Shalat Dua Rakaat (sunah) Fajar 314
23. Tidur Miring ke Kanan Setelah Melakukan Shalat Dua Rakaat 
(sunah) Fajar 315
24. Berbincang-bincang Setelah Shalat Dua Rakaat (Fajar) dan Tidak 
Berbaring (Tidur) 317
26. Berbincang-Bincang Setelah Shalat (Sunah) Dua Rakaat Fajar 320
27. Senantiasa Memelihara Dua Rakaat Fajar, dan Orang yang 
Menamakannya Sebagai Perbuatan Sunah (Tathawwu’) 322
28. Apa yang Dibaca Pada Dua Rakaat (Sunah) Fajar 323
25. Shalat Sunah Dua Rakaat-Dua Rakaat 329
Bab-bab Tentang Shalat Sunah
29. Shalat Sunah Setelah Shalat Fardhu 336
30. Orang yang Tidak Shalat Sunah Setelah Shalat Fardhu 339
31. Shalat Dhuha Saat Safar (bepergian) 340
32. Orang yang Tidak Shalat Dhuha dan Menganggapnya Sebagai 
Perkara yang tidak Mengikat 354
33. Shalat Dhuha Saat Tidak Bepergian (mukim) 358
34. Shalat Dua Rakaat Sebelum Zhuhur 363
35. Shalat (sunah) Sebelum Shalat Maghrib 365
36. Shalat Sunah Berjamaah 368
37. Shalat Sunah di Rumah 374 

KitabU fadhlish-shalah fi 
masjid makkah wal madinah

20. KITAB KEUTAMAAN SHALAT DI MASJID MAKKAH 
DAN MADINAH 377
1. Keutamaan Shalat di Masjid Makkah dan Madinah 377
2. Masjid Quba` 393
3. Orang yang Mendatangi Masjid Quba` Setiap Sabtu 395
4. Mendatangi Masjid Quba` dengan Berjalan Kaki dan Berkendaraan 396
5. Keutamaan Tempat Antara Kuburan dan Mimbar (Nabi SAW) 397
6. Keutamaan Masjid Baitul Maqdis 398 

Kitabul amal fish-shalah

21. KITAB PERBUATAN DALAM SHALAT
1. Membantu Dengan Tangan Dalam Shalat Apabila Termasuk 
Urusan Shalat 401
2. Perkataan yang Dilarang Saat Shalat 405
3. Tasbih dan Pujian yang Diperbolehkan Bagi Laki-laki Saat Shalat 414
4. Menyebut Suatu Kaum Atau Memberi Salam Saat Shalat Kepada 
Orang Lain Secara Berhadapan, Sedang Ia tidak Tahu 417
5. Bertepuk Tangan Bagi Wanita 419
6. Orang yang Mundur Atau Maju Saat Shalat Karena Ada Sesuatu 
yang Terjadi 420
7. Apabila Ibu Memanggil Anaknya yang Sedang Shalat 422
8. Menyapu (Mengusap) Kerikil Saat Shalat 424
9. Membentangkan Kain Untuk Sujud Saat Shalat 427
10. Perbuatan yang Dibolehkan Saat Shalat 427
11. Jika Hewan Terlepas Saat (Pemiliknya) Shalat 429
12. Meludah dan Meniup yang Diperbolehkan Saat Shalat 436
13. Laki-laki yang Bertepuk Tangan Saat Shalat Karena Tidak Tahu, 
Maka Shalatnya Tidak Batal 443
14. Apabila Dikatakan Kepada Orang yang Shalat “Hendaklah 
Engkau Mendahului”, atau “Tunggu” Lalu Ia Melakukannya, 
Maka Hal Itu Tidak Mengapa 444
15. Tidak Boleh Menjawab Salam Saat Shalat 446
16. Mengangkat Tangan Saat Shalat Karena Ada Sesuatu yang Terjadi 449
17. Bertolak Pinggang Saat Shalat 451
18. Memikirkan Sesuatu Saat Shalat 455 

KITABUS-SAHWI

22. KITAB SAHWI 463
1. Lalai Ketika Berdiri Dari Dua Rakaat Shalat Fardhu 463
2. Apabila Shalat Lima Rakaat 469
3. Apabila Salam Pada Rakaat Kedua Atau Rakaat Ketiga, Maka 
Hendaknya Sujud Dua Kali Seperti Sujud Saat Shalat Atau Lebih 
Lama 478
4. Orang yang Tidak Tasyahud Pada Dua Sujud Sahwi 482
5. Orang yang Takbir Pada Dua Sujud Sahwi 486
6. Apabila Tidak Tahu Berapa Rakaat yang Telah Dilaksanakan 
–Tiga Atau Empat– Maka Handaknya Melakukan Sujud Dua 
Kali Dalam Kondisi Duduk 500
7. Sujud Sahwi dalam Shalat Fardhu dan Shalat Sunah 502
8. Apabila Seseorang Diajak Bicara Saat Melakukan Shalat 
Maka Ia Mengisyaratkan Dengan Tangannya dan Mendengarkan 508
9. Memberi Isyarat Saat Shalat 512

Harga Rp. 89.000,-
-----------------------

Tidak ada komentar:

Posting Komentar